Bangka BelitungKABAR UTAMAPANGKALPINANGSeputar Tambang

DPR : Royalti PT Timah 14% Masih Wajar

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sebagai daerah penghasil timah, terbesar di Indonesia. Menjadi wajar jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel meminta royalti dari PT Timah Tbk naik. Bahkan angka 14 persen, masih menjadi angka wajar diterima Pemprov untuk dibagikan ke Kabupaten/Kota.

Anggota DPR RI Fadli Zon di ruang Pasir Padi kantor Gubernur mengatakan kepada wartawan setelah Sosialisasi Diplomasi Parlemen. Ini diungkapkan, merespon aspirasi yang disampaikan Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah. “Perlu memang royalti (PT Timah) yang lebih tinggi, 14 persen saya kira sangat wajar,” jawabnya didampingi Wakil Ketua DPRD Babel Muhammad Amin dan Wagub Babel.

Fadli mengatakan saat menyampaikan alasan kenapa Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP), mengunjungi Babel. Baginya permintaan Pemprov sesuai dengan konstitusi undang – undang Dasar (UUD) 1945. “Karena pasal 33 UUD 45, menyatakan bumi air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasi negara untuk sebesar – besarnya kemakmuran rakyat,” sambungnya.

Baginya, dengan naiknya angka royalti akan membuat masyarakat Babel akan lebih mendapat manfaat dari sumber daya alam mereka. Terlebih angka tersebut memungkinkan direalisasikan dan masih pada tingkat kewajaran. “Timah memang harus dinikmati oleh masyarkat Babel, dan saya kira wajar permintaa royalti itu lebih tinggi,” kata anggota fraksi Gerindra ini.

Hanya saja menurutnya upaya Pemprov Babel untuk merealisasikan agar angka royalti dari PT Timah naik. Tidak cukup melalui perjuangan melalui pemerintah pusat saja, tapi perlu dorongan komisi VI. “Kita akan sampaikan kepada teman – teman di Komisi VI. Jangan hanya direct ke pemerintah saja tapi juga kita minta disampaikan kepada komisi terkait, komisi VI. Dengan begitu akan lebih muda diperjuangkan” papar Fadli.Berita Lain          Laman Awal          Berita Lainnya

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker