BANGKABANGKA BARATBangka BelitungBANGKA SELATANBANGKA TENGAHBELITUNGBELITUNG TIMURFeaturedKABAR UTAMANEK NGETOPPANGKALPINANG

48 Tahun Sebagai Partai Persatuan Pembangunan

Setelah terpilih menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Muktamar IX Makasar.  Suharso Monoarfa menjadikan tema partai ka’bah ini, “Merawat Persatuan dengan Pembangunan”. 5 Januari 2021, partai ini telah berumur 48 tahun berdiri mempersatukan dan membangun bangsa dan negara.

Dalam pidato pertama sebagai Ketua Umum PPP, Suharso terpilih di Muktamar IX Makasar. Menjelaskan jika PPP sebagai partai politik bukan hanya dibungkus jargon atau tagline. “Namun apa yang dilakukan PPP adalah sadar dan berempati sepenuhnya untuk terlibat menemukan jalan keluar atas persoalan-persoalan umat dan rakyat saat ini,” sambungnya.

“Yaitu ‘Pemersatu dan Pembangun’. Mari luruskan niat. Mari capai tujuan-tujuan mulia kita dengan cara-cara yang mulia. Semoga Allah memberkahi segenap langkah dan ikhtiar kita di jalan kebaikan dan kebajikan,” Suharso Monoarfa.

PPP sepenuhnya siap menyingsingkan lengan baju secara proaktif terlibat dalam penyediaan lapangan kerja, peningkatan penghasilan, pemenuhan berbagai kebutuhan pokok dan pemulihan ekonomi keluarga sehari – hari. “Dengan tiga target sekaligus: Imun, iman, dan aman, PPP mengajak segala elemen bangsa mengatasinya,” tambah Suharso.

Pembangunan dimaksud PPP adalah ikhtiar memenuhi hak – hak rakyat dalam mencapai kemakmuran dan keadilan. Dengan pembangunan sebagai jalan kita menuju Tanah Air yang kita impikan. Yakni Baldlatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur.

“Gemah ripah loh jinawi. Pembangunan adalah jalan menggapai kesejahteraan dalam keadilan dan berkeadilan dalam berkemakmuran. Pembangunan adalah jembatan menuju Indonesia yang Adil dan Makmur,” papar Suharso.

Ia pun mengajak kepada semua kader dan simpatisan PPP terus meneguhkan sikap. Agar menjadi bagian penting dari kegiatan membangun untuk merawat persatuan. Karena ini sekaligus untuk meneguhkan dua jati diri hakiki seluruh kader dan simpatisan PPP. ,

“Yaitu ‘Pemersatu dan Pembangun’. Mari luruskan niat. Mari capai tujuan-tujuan mulia kita dengan cara-cara yang mulia. Semoga Allah memberkahi segenap langkah dan ikhtiar kita di jalan kebaikan dan kebajikan,” harap Suharso mengingatkan.

Hasil tak pernah berkhianat terhadap ikhtiar. Partai Persatuan Pembangunan terpanggil untuk menawarkan jalan keluar. Jalan keluar ini kami rumuskan secara sederhana tetapi penuh makna sebagai: ‘Merawat Persatuan dengan Pembangunan’.

“Tak ada pilihan lain bagi kita selain sesigap mungkin, sesiap mungkin, sesegera mungkin, separipurna mungkin memulihkan kembali pembangunan di berbagai bidang. Dan dengan membangun kita rawat persatuan,” tutup Suharso.

Perlu diketahui, PPP berdirid 5 Januari 1973 dengan deklarator KH Idham Chalid, H Mohammad Syafaat Mintaredja, Haji Anwar Tjokroaminoto, Haji Rusli Halil, dan Haji Mayskur. Merupakan gabungan empat partai keagamaan yaitu Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) dan Parmusi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker