Bangka BelitunghealthKABAR UTAMAPANGKALPINANG

Jual RSBT, Dapat Saham Holding plus Rp 63 Miliar

Seputarbabel.com, Jakarta – Indonesia Healthcare Corporation (IHC) dengan Holding Rumah Sakit (RS) BUMN, PT Pertamina Bina Medika (Pertamedika), anak perusahaan PT Pertamina. Pertamedika IHC kini telah memiliki 67 persen persen PT Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT). Sebagai gantinya, akusisi tersebut membuat PT Timah Tbk mendapat 1,78 persen saham Holding dan Rp 63 miliar.

Direktur Keuangan PT Timah Tbk Wibisono mengatakan ini, dalam pertemuan dengan editor di kawasan Bundaran HI, Senin (09/11/2020) lalu. Dari menjual PT RSBT, perusahaan induk membukukan pendapatan.  Anggota Mind Id ini merupakan bagian dari proses Holding RS BUMN fase II bersama 6 BUMN lainnya. Dari transaksi pelepasan saham perusahaan anak tersebut, Rp 63 miliar menjadi pendapatan perseroan.

Pelepasan saham memang telah diumumkan dalam situs resmi PT Timah, 11 Agustus 2020, yakni dengan skema selain masih memiliki saham RSBT 33 persen, mendapat uang cash Rp 63 miliar dan punya 1,78 persen saham Holding RS BUMN. Nilai transaksi tadi, disebutkan mencapai Rp 148 miliar, jika dinilai dari lembar saham.

Transaksi akusisi 14,81 juta saham RSBT dilakukan dengan 2 metode. Pertama penukaran (switching) 8,51 juta saham RSBT dengan 1,78 persen senilai 518,89 ribu unit saham Holding RS BUMN. Baru kemudian, PT Pertamedika IHC melakukan transaksi pembelian Rp 63 miliar untuk 6,30 juta unit saham RSBT.

Seperti ditulis media ini sebelumnya, wacana RSBT masuk dalam Holding RS  BUMN telah dibicarakan sejak 2016. Ketika Menteri BUMN setuju Pertamedika IHC sebagai Holding RS BUMN. Disepakati tahap awal penyertaan Pertamedika IHC kepada Rumah Sakit Pelni. Baru tahun ini Pertamedika IHC mengambil alih saham RS dari 7 (tujuh) BUMN.

Pelindo Husada Citra, Krakatau Medika, Rumah Sakit Pelabuhan, Rumah Sakit Bakti Timah, Nusantara Medika Utama, Nusantara Sebelas Medika dan Rolas Nusantara Medika. Itulah RS yang telah diakusisi, dengan begitu 35 RS telah tergabung memjadi fasilitas IHC.

Perlu diketahui Pertamina memang memiliki rumah sakit dengan fasilitas lengkap, serta RS dengan tipe A, B dan C. Beberapa BUMN, juga punya anak perusahaan berupa RS dengan fasilitas sangat baik. Jika seluruh BUMN yang memiliki anak perusahaan bergabung diperkirakan pendapatan Holding RS BUMN mencapai Rp 8 triliun pertahun.

Jika ditotal, ada 64 rumah sakit dimiliki 15 BUMN saat ini, bila disatukan maka IHC memiliki 126 ruang operasi dan 6.500 tempat tidur. Juga akan memiliki 940 dokter umumnya, 1.473 dokter spesialis dan 159 dokter sub spesialis.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker