BANGKAKABAR UTAMANEK NGETOPPeristiwa

Dusun Bedukang Karantina Wilayah, Ini Bentuk Peduli PT Timah Tanggap Covid

Seputarbabel.com, Bangka – Penyebaran corona virus disease 2019, masih terjadi di kabupaten Bangka, membut angka positif Dusun Bedukang, Desa Deniang naik signifikan. Mereka pun melakukan karantina wilayah, guna menanggulangi penyebaran virus dengan nama SARS-CoV2 ini. PT Timah Tbk pun memberi perhatian, sebagai bentuk keperdulian kepada masyarakat sekitar wilayah produksinya.

Pemberian bantuan dilakukan agar pemulihan masyarakat positif Covid-19 dapat cepat. PT Timah menyalurkan 100 dus susu beruang, 310 kotak vitamin fituno penambah daya imun tubuh dan 1000 pcs masker. Apresiasi bantuan penanganan Covid-19 oleh PT Timah secara konsisten bagi masyarakat di Kabupaten Bangka, dikatakan Bupati Bangka, Mulkan.

“Kami ucapkan terimakasih kepada PT Timah selalu mensuport masyarakat Bangka dalam Pencegahan, penanganan Covid-19. Seperti hari ini PT Timah kembali memberikan bantuan kepada masyarakat Dusun Bedukang,” papar Mulkan.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan dalam rilis mengatakan komitmen bersinergi dan terus berbagi untuk penanganan dan memutus penyebaran Covid-19, terus dilakukan “Sejak awal Covid-19 kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk menangani pandemi Covid-19, hari ini adalah bentuk komitmen dan konsistensi PT Timah dalam membantu masyarakat,” katanya.

Ia berharap bantuan dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga meningkatkan imunitas tubuh warga Dusun Bedukang. Dengan harapan agar masyarakat di wilayah karantina tidak mudah terpapar Covid-19. Penyerahkan bantuan masker, dilakukan sebagai upaya untuk terus menggalakkan protokol kesehatan.

“Dengan menerapakan 3M yakni mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak. Mari kita bersama disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” harap Anggi.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker