Serdik Sespimmen 60 Ini Teliti Marak Penambangan Timah Hingga Pasca Timah Babel

Serdik Sespimmen 60 Ini Teliti Marak Penambangan Timah Hingga Pasca Timah Babel

Seputarbabel.com, Bangka – Ridwan Raja Dewa, peserta didik (Serdik) Sekolah Staf Pimpinan Menengah (Sespimmen), temui Bupati Bangka Mulkan. Karena tema penelitian terkait penambangan timah dan pasca tambang, ia pun harus turun ke Pulau Bangka. Melakukan berbagai metode penelitian, pun dilakukan untuk memperkuat data karya tulis ilmiahnya.

Serdik Sespimmen Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Pendidikan Regular (Dikreg) ke 60 ini, mengangkat tema Maraknya Tambang Timah dan Pasca Tambang. Kemarin (12/8/2020) di rumah dinas, metode wawancara ia lakukan guna memperkaya keilmuan karya tulisnya nanti.

Mulkan menjelaskan, sebagian masyarakat memang bergantung dengan sektor pertambangan timah. Karena mata pencarian mereka adalah menambang timah. “Memang sejak dulu masyarakat di Bangka sangat bergantung kepada sektor tambang timah. Sebagian menjadikannya mata pencarian,” jelasnya.

Program pasca tambang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka. Karena disadari, timah sebagai sumber daya mineral logam, tidak dapat diperbarui. “Kita telah siapkan berbagai program pasca tambang, sebab timah dipastikan akan habis. Karena tidak bisa diperbarui,” terang Mulkan.

Sektor pengganti pun telah disiapkan mulai sekarang, sebagai langkah antisipasi. Sektor unggulan pengganti, yang disiapkan Pemkab Bangka adalah sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata. “Akan disiapkan perlahan – lahan menggantikan sektor tambang,” sambung Mulkan.

Salah satu, arah kebijakan Mulkan agar masyarakat siap dengan pasca tambang. Regulasi terkait standar harga hasil panen, sehingga masyarakat bergairah. “Nantinya masyarakat akan sadar dan menyiapkan diri pasca tambang. Sehingga perlahan – lahan akan beralih ke sektor pertanian, perkebunan dan pariwisata,” jelasnya.

Usai pertemuan, Serdik Ridwan Raja Dewa mengatakan sebagai syarat pendidikan ia diwajibkan melakukan penelitian. Karena sebagai Serdik Sespimmen diakhir pendidikan ia akan menghasilkan karya tulis ilmiah. “Pertambangan banyak menimbulkan permasalahan baik masalah ekonomi, sosial maupun Kamtibmas,” jawabnya kepada wartawan.

Sebelum masuk Sespimmen Lemdiklat Polri (Police Education Institution), Ridwan memang bertugas di Pulau Bangka. Berbagai jabatan pun ia pegang baik di Polres Bangka, Polres Bangka Barat maupun Polda Babel. “Makanya untuk penelitian saya ambil terkait masalah tambang timah di Bangka,” sambung mantan wakapolres Bangka ini.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan