Menteri Pertanian RI Di Dampingi Danrem 045/gaya Brigjen TNI M. Jangkung Widyanto S.I.P.,M.Tr(Han) Lepas Ekspor Cangkang Sawit, Sagu dan Tapioka

Menteri Pertanian RI Di Dampingi Danrem 045/gaya Brigjen TNI M. Jangkung Widyanto S.I.P.,M.Tr(Han)  Lepas Ekspor Cangkang Sawit, Sagu dan Tapioka

BANGKA,SUNGAILIAT – Komandan Korem 045/Gaya Brigjen TNI M.  Jangkung Widyanto S.I.P., M.  Tr (Han) mendampingi Menteri Pertanian Lepas Ekspor Cangkang Sawit, Sagu dan Tapioka

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi langkap ekspor cangkang kelapa sawit oleh PT Budi Agri Sejahtera (BAS) dan tepung tapioka serta sagu yang dikemas dalam bentuk mie instan produksi PT Bangka Asindo Agri (BAA), PT Langit Bumi Lestari (LBL) serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Hal ini mengingat untuk menjaga pasokan pangan tetap aman terutama di masa pandemi Covid 19. Dia mengatakan, selama ini di Indonesia banyak memiliki mie dari gandum, tapi hari ini bersama kita lihat ada mie yang dibuat dari tepung sagu dan tapioka.

Ubi ini kan bisa ditanam dimana saja, maka dari itu kami berterima kasih kepada gubernur dan perusahaan yang sudah mengembangkan potensi ini,” ujar Menteri yang akrab disapa SYL di PT Bangka Asindo Agri Kenanga, Sabtu (8/8/20). 

Lanjutnya memang di Indonesia memiliki banyak tepung dan mie, namun dengan adanya mie dari tepung tapioka dan sagu ini menambah varian baru jenis bahan makanan di Indonesia.

“Kami harap ini bisa menjadi kekuatan kedepan, apalagi dimasa seperti sekarang ini akibat pandemi Covid-19,” jelasnya.

Menurutnya, tidak hanya dengan tapioka dan tepung sagu, tapi saat ini juga cangkang kelapa sawit yang merupakan limbah sudah di ekpsor ke negara Jepang, sebagai bahan baku energi terbarukan di negara tersebut. 

Ini berkat kerja sama masyarakat, pemerintah provinsi dan daerah serta perusahaan dibantu dengan situasi yang aman dan kondusif oleh Polri dan TNI,” paparnya. 

Kalau melihat dari kondisi yang ada saat ini banyak daerah yang memiliki hal ini seperti cangkang kelapa sawit dan tepung tapioka, tapi potensi ekpsor nya ada di Babel ini, tinggal diperkuat saja,” pungkas Kementan.(bj)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan