PELAKU USAHA LADA PENGGUNA IG MUNTOK WHITE PEPPER HARUS IZIN BP3L

PELAKU USAHA LADA PENGGUNA IG MUNTOK WHITE PEPPER HARUS IZIN BP3L

Pangkalpinang-Dalam rangka menertibkan izin penggunaan Indikasi Geografis (IG) Muntok White pepper sebagai kekayaan intelektual di bawah naungan Badan pengelolaan, pengembangan dan pemasaran lada (BP3L) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. IG ini banyak digunakan oleh pelaku usaha lada tanpa izin dari BP3L Babel.

BP3L Babel mendapatkan surat dari kementerian hukum dan HAM Republik Indonesia Wilayah Babel dengan Nomor: W. 7-UM.03.08-1820 sebagai dasar bahwa BP3L memiliki wewenang penuh dalam pengawasan IG yang digunakan oleh para pelaku usaha lada.

Saat ditemui Ketua BP3L Babel. Rafki Hariska dikantornya mengatakan kami mendapatkan surat dari kementerian hukum dan HAM wilayah Babel bahwa ada temuan banyaknya pelaku usaha lada mengunakan IG tampa izin. Jumat,(12/6)

“Kami mendapatkan surat bahwa IG Muntok White pepper disalah gunakan oleh pelaku usaha lada dalam rangka mencari keuntungan lebih, padahal mereka tidak pernah meminta izin ke kami,” ungkapnya

Tidak hanya itu saja, ia juga menyesalkan sikap pelaku usaha lada tanpa izin dari BP3L Babel ini bisa merusak nilai dan kwalitas lada Babel sehingga membuat harga anjlok dan merugikan para petani lada.

“Jika kwalitas Muntok White pepper disalah gunakan maka dampaknya pada harga lada akan anjlok dan petani lada akan dirugikan,” sebutnya

Selanjutnya Rifki juga menjelaskan sesuai peraturan Gubernur Babel Nomor 19 Tahun 2020 pasal 4 ayat 1. a memenuhi persyaratan dan ketentuan standar reputasi kualitas dan karateristik dalam dokumen deskripsi indikasi geografis MWP yang dikeluarkan oleh BP3L Babel

“Ini jelas bahwa BP3L punya wewenang penuh dalam pengawasan dan pengendalian mutu dari Muntok White pepper. Jadi kami harapkan para pelaku usaha lada bisa taat aturan dalam melakukan penjualan lada dari Babel,” pungkasnya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan