KABAR UTAMA

Modus Cabul Pangkas Rambut Manfaatkan Isu Protokol Kebersihan Pandemi Corona

Seputarbabel.com, Bangka Barat – Dengan alasan protokol kesehatan pandemi corona virus desease (covid-19), sebuah pangkas rambut di Muntok dijadilakan lokasi perbuatan cabul. Oknum pangkas rambut, mewajibkan pelanggan cuci tangan dan buang air kecil di toilet yang disediakannya. Ternyata sebuah kamera handphone merekam aktivitas konsumen di dalam toilet.

Aksi cabul seorang pemangkas rambut ini terbongkar, ketika seorang perempuan teman dari pria yang sedang memangkas rambut. Perempuan tadi menemukan sebuah handpone yang sedang aktif merekam di kamar toilet. Ini terungkap dari rekaman berdurasi 30 detik, diduga diambil dari sebuah tempat pangkas rambut di kawasan Kampung Jawa Kecamatan Muntok, Jumat (1/5/2020) malam.

Dari status korban tadi, diketahui jika tukang pangkas tersebut mengarahkan agar selain mencuci tangan juga buang air kecil. Karena korban dan teman prianya curiga dengan arahan pemangkas rambut untuk buang air kecil juga, maka ia pun waspada. “Kain pel di depan posisi closet ku balik ada hape sedang merekang,” katanya.

Sebelum memotong rambut teman prianya, pemangkas rambut tadi minta waktu untuk buang air kecil. Setelah ditunggu cukup lama, barulah pelaku meminta kedua pasangan muda – mudi ini untuk cuci tangan dan buang air kecil. “Karena pandemi covid-19,” tulis korban di status whatsApp.

Mendapati modus cabul pencukur rambut tadi, korban pun melapor ke Polsek Muntok. Tersangka pun diamankan beserta barang bukti sebuah handpone merk oppo. Diduga kuat sudah banyak rekaman korban tersangka, karena patuh dengan arahan korban selain cuci tangan juga buang air kecil.

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP Andri Eko Setiawan membenarkan hal ini. Menurutnya kasus ini masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan, Senin (4/5/2020) baru akan dilakukan rilis ke media. “Iya ada, rencana nanti hari senin press rilis ileh Kapolres,” katanya Sabtu (2/5/2020), sembari menambahkah juga telah diamankan barang bukti handpone milik tersangka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker