KABAR UTAMA

Dian Minta Pelaku Sektor Kuliner Ini Diberi Kebijakan Take Away

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Bagi sektor kuliner pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Pangkalpinang. Kebijakan pemerintah daerah agar tutup pukul 20.00 WIB, mempengaruhi income mereka. Khusus pelaku kuliner dengan segmen pasar pada waktu malam, yakni pedagang sate, pecel lele serta mereka yang memulai transaksi pukul 17.00 WIB.
Agar diberi kelonggaran melayani proses take away selama kebijakan sejak pendemi covid 19.

Berita Terkait Dian Rasyid

Kepada Seputar Babel Pimpinan DPRD Kota Pangkalpinang Rosdiansyah Rasyid menyampaikan hal itu. Menurutnya dari beberapa pedagang pelaku usaha sektor kuliner, mengeluhkan pendapatan turun sangat drastis. “Mereka itu baru bersiap buka abis ashar, pukul 17.00 WIB jualan tapi ingat baru nerima konsumen pukul 18.30 WIB, spare waktunya hanya 1,5 jam berjualan sudah diminta tutup itu yang mereka keluhkan ke saya,” ceritanya ditemui Senin (6/4/2020) pagi.

Berita Terkait : Peduli Covid 19

Karena itulah pria yang akrab disapa Dian Rasyid ini, meminta kelonggaran mereka diperbolehkan take away alias bungkus. Sejak diberlakukan kebijakan harus tutup pukul 20.00 WIB penghasilan mereka jauh menurun. “Kalau dari keluhan para pedagang ini kepada saya, biasanya baru ramai diatas pukul 20.00 WIB, sehingga akibat kebijakan ini ada yang hanya laku satu bungkus sehari, sate itu baru lakuk 10 tusuk sudah harus tutup,” papar Dian meminta agar ada solusi bagi mereka.

Dewan Soal Puji Sinergitas PT Timah

Ia pun mengingatkan jika kebijakan yang diminta mereka sangat manusiawi, jika melihat fakta serta hasil kunjungannya ke beberapa pedagang tadi berjualan. Perlu diketahui setelah pendemi covid 19, sejak 20 Maret 2020, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman membatasi itu lewat surat edarannya. “Memang kalau warung kopi atau yang sifatnya untuk nongkrong harus ditertibkan, tapi kalau take away saya rasa sangat mungkin diperbolehkan,” pinta Ketua DPC Partai Demokrat ini.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker