Lion Air “Tugil” Atas Kebijakan Gubernur Babel

Lion Air “Tugil” Atas Kebijakan Gubernur Babel

Pangkalpinang-Koordinator aksi penutupan pintu masuk dan keluar bandara Depati Amir kecam maskapai penerbangan Lion air yang tetap ngotot (tugil dek kena kena di padeh) red-bahasa bangka) untuk tetap mengangkut penumpang dari daerah zona merah (pandemik ) ke Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang tidak tanggung tanggung besok ada lima penerbangan. Senin,(30/3)

Berdasarkan informasi dari ketua koordinator aksi Abik Acik menjelaskan hasil pertemuan dengan pihak Angkasa pura dan maskapai penerbangan Lion air mereka tetap ngotot untuk melayani penerbangan.

“Mereka tetap ingin terbang tidak tanggung tanggung besok ada lima penerbangan dari zona merah penyebaran virus Corona,” tegasnya

Tidak hanya itu pihak Lion air tetap ngotot untuk melayani rute penerbangan tujuan bandara Depati Amir kota Pangkalpinang karena sudah sesuai aturan berlaku dan hingga saat ini belum ada surat dari kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

“Dalih mereka belum ada surat dari kementerian Perhubungan Republik Indonesia, makanya tetap melayani penerbangan rute Pangkalpinang (PGK),” jelasnya

Ketua Koordinator aksi yang mendapatkan dukungan dari FJB, FPI dan Forum orang melayu Babel bersatu tetap mengawal kebijakan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Jika Lion air tetap ngotot kami akan melakukan aksi lebih besar lagi. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan masyarakat bangka belitung dari penyebaran virus Corona,” sebutnya

Ia berharap agar pihak Lion air agar taat dan patuh atas kebijakan penjabat tertinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini dilakukan agar memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona di Babel yang hingga saat ini masih nol virus Corona.

“Jika Lion air tetap membawa penumpang dari zona merah penyebaran virus Corona kami akan melakukan kerahkan masa yang lebih besar hingga mereka mematuhi kebijakan Gubernur Babel,” pungkasnya

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan