DPP Dianggap Sebarkan Isu Negatif, Suksesi Calon Ketua Golkar Babel, 6 Suara Pastikan Dukungan pada BPJ Tidak Ganda

DPP Dianggap Sebarkan Isu Negatif, Suksesi Calon Ketua Golkar Babel, 6 Suara Pastikan Dukungan pada BPJ Tidak Ganda

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Dana saksi Pemilu 2019, bantuan DPP Partai Golkar untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Menurut pendukung dari Hendra Apollo, kembali jadi ketua partai menjadi isu negatif yang sengaja disebar DPP Partai, untuk mensukseskan satu calon. Pihak Bambang Patijaya (BPJ) pun menilai ada upaya melakukan segala cara dalam suksesi bakal calon (balon) ketua DPD I Partai Golkar Babel 2020 – 2025.

Jika soal isu negatif yang disebar DPP itu, disampaikan oleh Sekretaris Dewan Pertimbangan Huzarni Rani. 6 pendukung BPJ sebagai peserta sah Musda V Partai Golkar, menyampaikan jika SC ingin ikut suksesi salah satu calon. Pemilik suara sah dalam Musda V Golkar Babel, melalui juru bicaranya Edy Iskandar mengatakan ada penghilangan dukungan kepada BPJ.

Huzar sapaan Huzarni Rani kecewa, karena DPP Partai Golkar berganti peran sebagai tim pemenangan salah satu calon. “Secara masif ikut menyebarkan isu negatif salah satu calon ketua, secara terbuka maupun tertutup. Ketika diminta bukti selalu (mengatakan) besok dan ini masalah internal partai,” katanya seperti dikutip dari laman Wow Babel, Selasa (17/3/2020) siang.

Menurut Edy, upaya menghilangkan Hasta Karya jadi peserta Musda V Partai Golkar Babel sudah dilakukan dari awal. Pelanggaran AD/ART Partai, itu pun kemudian berlanjut pada penjaringan dan penetapan balon. Justru jadi penetapan suara sah dukungan dengan menetapkan ketua terpilih.

Dua fase dalam Musda, Senin (16/3/2020) di Soll Marina itu justru upaya suksesi dengan menghalalkan segala cara menurut Edy. Sejak awal registrasi peserta Musda organisasi massa (ormas) pendiri dan organisasi didirikan (Hasta Karya) tidak diberi izin menjadi peserta. Padahal dari Hasta ada Kosgoro dan Soksi, lalu AMPI dan Al Hidayah dari unsur organisasi didirikan.

Mereka baru masuk saat sidang paripurna ke 2, itu setelah DPP menjelaskan AD/ART dan Juklak partai. Pimpinan Musda Sementara baru mau mengesahkan kepesertaan Hasta Karya dan peninjau dengan proses sangat alot. Beberapa penjelasan dari DPP Partai. “Lalu kembali dihilangkan ketika diminta membacakan hasil penjaringan dan hasil verifikasi faktual,” terang Edy.

Menurutnya dalam pandangan umum, jelas ada 7 peserta Musda mendukung secara terbuka BPJ sedang Hendra ada 5 suara sah peserta Musda. Ketika hanya diminta menyerahkan hasil verifikasi dan penjaringan calon justru menghilangkan dukungan peserta ke BPJ. “Tidak benar jika kami memberikan dukungan ganda, karena ada klausul dipenutup surat yang menjelaskan kepada siapa dukungan kami,” kata Sekretaris DPD II Partai Golkar Pangkalpinang, Machrizal.

Dalam surat tertanggal 15 Maret 2020 ini, tertuang bahwa mereka dengan sungguh – sungguh mendukung, mencalonkan dan memilih Bapak Bambang Patijaya SE MM, sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2020-2025. Lalu selain tidak mendukung calon lain, pada penutup surat dinyatakan mencabut surat dukungan untuk Hendra Apollo ST, M.SI.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan