SILPA Tutup Defisit APBD 2020

SILPA Tutup Defisit APBD 2020

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Penerimaan pendapatan daerah Kota Pangkalpinang Rp 760.402.187.063,13, ini tertuang pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2020. Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang mengusulkan RAPBD 2020 kepada anggota DPRD Senin (18/11/2019) siang. Wakil Walikota Pangkalpinang M Sopian mengatakan itu dalam paripurna usulan RAPBD 2020.

Hadir 29 anggota DPRD Kota dengan pimpinan Ketua DPRD Pangkalpinang, Abang Hertza dan Rosdiansyah Rasyid. Total anggaran belanja Rp 889.270.180.792,13, defisit anggaran Rp 128.867.991.729 ditutup dengan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun 2019. “Saat ini badan angggaran akan membahas sebelum RAPBD 2020 disahkan,” kata Dian Rasyid -sapaan Rosdiansyah-.

Pendapatan Rp 760,402 miliar terdiri dari estimasi pendapatan asli daerah Rp 158.172.599.063,13. Rincian PAD terdiri dari pendapatan pajak daerah Rp 95 miliar, hasil retribusi daerah Rp 20.680.544.463,13, hasil pengolahan kekayaan darah Rp 6 miliar dan lain – lain PAD yang sah Rp 36.492.054.600.

Dana perimbangan Rp 525.822.297.000 dengan rincian dana bagi hasil pajak/ bukan pajak Rp 46.310.199.000 dan dana alokasi umum Rp 478.512.098.000. Sedang dana lain – lain yang sah Rp 77,407 miliar dengan rincian dana bagi hasil pekerjaan Provinsi Rp 59 miliar dana penyesuaian otonomi khusus Rp 18,470 miliar.

Rp 889,270 miliar anggaran belanja daerah, terdiri dari belanja tidak langsung Rp 382,785 miliar dan belanja langsung Rp 506,485 miliar. Dari belanja tidak langsung terdiri dari belanja pegawai Rp 360,027 miliar, dana hibah Rp 18,523 miliar, dana bantuan sosial Rp 215,232 juta, dana bantuan partai politik Rp 2,020 miliar dan dana lain – lain Rp 2 miliar.

Dijelaskan wakil Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Dian bahwa ada Rp 506,485 miliar anggaran belanja yang tersebar di tiap OPD Pemkot. Dirinya berharap dalam pembahasan anggaran, penyerapan belanja tersebut diperuntukan bagi pembangunan untuk masyarakat. “Tentunya kita harapkan belanja daerah dapat mengalokasikan anggarannya untuk pembangunan yang peruntukannya untuk masyarakat luas,” terangnya usai paripurna.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan