KABAR UTAMAPANGKALPINANG

Tingkatkan PAD, Kecamatan Bukit Intan Datangi Penunggak Pajak

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Kecamatan Bukit Intan melaksanakan giat Gugah PBB atau sistem jemput bola kerumah warga bagi para Penunggak Wajib Pajak dan Bangunan (PBB) diwilayahnya. Giat kali ini dilakukan di Kelurahan Air Itam, Senin (21/10/19) malam

Dalam kesempatan tersebut, giat di ikuti oleh seluruh Lurah RT/RW dengan total kurang lebih 64 anggota.Untuk memaksimalkan kinerja, para Petugas Pemungut PBB ini pun turun malam hari yakni pukul 17.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB

Camat Bukit Intan, Efran mengatakan, giat dilakukan untuk meningkatkan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) melalui Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Sesuai dengan intruksi Pak Walikota Pangkalpinang, melalui PBB kita ingin meningkatkan PAD,” katanya

Ia juga menyebutkan, langkah jemput bola diambil untuk mempermudah masyarakat dalam menyelesaikan kewajiban membayar PBB-nya. Karena selama ini kata Efran masih ada masyarakat yang terkesan malas untuk datang dan membayar langsung ke Badan Keuangan Daerah.

“Nama tim kita ini adalah PEGASUS PBB, yakni Petugas Gugah Khusus PBB. Kita harus jemput bola dengan mendatangi rumah-rumah warga untuk membantu dan mempermudah warga dalam menyelesaikan kewajiban membayar PBB,”ujar Efran.

Pegasus PBB ini, menurut Efran sudah diturunkan mulai Senin (21/10/2019) malam di Kelurahan Air Itam. Rencananya, kata Efran di Kelurahan Airitam akan dilakukan selama 3 malam, yang kemudian dilanjutkan pada Kelurahan lainnya. Sosialisasipun sudah dilakukan beberapa hari sebelumnya.

“Petugas kita pun sudah kita lengkapi dengan identitas dan surat tugas serta form PBB terhadap wajib pajak,”ucapnya.

Dia memilih waktu malam hari karena menurutnya adalah waktu yang tepat, dimana masyarakat sedang berada di rumah. “Kita juga mengimbangi kesibukan warga yang siang hari bekerja. Kita mencari waktu yang luang agar masyarakat ada di rumah.

Dia menegaskan langkah ini adalah hasil rembukkan seluruh Lurah di Kecamatan Bukitintan bersama dirinya dalam rangka mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Sektor Pajak khusus PBB.

Dimana menurut Efran, target pada tahun 2019 ini sebesar 3 Miliar Rupiah, sementara sampai bulan ini baru mencapai Rp500 Juta lebih.

“Jumlah realisasi PBB di Bukit Intan paling besar yakni 500 juta rupiah tapi masih jauh dibandingkan target yang harus kita kejar. Kita yakin target itu akan kita dapatkan bahkan melebihi target, “demikian dikatakannya

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker