KABAR UTAMA

Dilantik Kembali Jadi Pimpinan DPRD Provinsi Hendra Miris

Soal Harga Timah Kekinian

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sementara, Hendra Apollo. Besok akan dilantik kembali menjadi pimpinan DPRD Babel definitif bersama, Didit Srigusjaya, M Amin dan Amri Cahyadi. Hanya saja pelantikan kali kedua ini, Ia mengaku miris dengan kondisi harga timah kekinian.

Menurut Hendra tidak dapat dipungkiri, timah masih mempengaruhi perekonomian Babel. Karena perekonomian rakyat Babel menurutnya masih sangat tergantung dengan harga timah. “Dengan harga timah kekinian, pelantikan saya kali ini saya tidak bahagia. Harga timah dipenambang hanya Rp 60 ribu, itu sangat tidak baik jadi bagaimana saya mau bahagia dilantik besok,” paparnya.

Ketua DPD I Partai Golkar Babel ini juga mengindikasikan ada mafia timah yang sengaja memainkan harga timah. Sehingga kondisi harga sangat tidak bagus dan belum bisa naik ke angka US$ 20 ribu/metrik ton. “Alangkah kejamnya dunia jika harga hanya di angka 17 (US$ 17.000 per metrik ton. Padahal nilai royalti (dihitung) berdasarkan nilai ekspor,” sambung Hendra.

Ia pun meminta PT Timah Tbk dan pengusaha smelter, dapat memecahkan permasalah harga timah. Sehingga perekonomian rakyat kembali membaik, mengingat harga timah berdampak pada harga pasir timah di penambang. “Harapan masyarakat tentunya satu – satunya ya agar harga timah dapat membaik, sehingga pendapat penambang yang bagus tentu berdampak pada perekonomian Babel,” harapnya.

Hendra juga menginginkan PT Timah sebagai perusahaan penambangan terbesar di Babel. Ikut mendorong agar dapat memecahkan permasalahan harga, sehingga kembali membaik. “Memecahkan persoalan ini untuk mencari solusi, masyarakat membantu PT Timah, dan PT Timah membantu masyarakat tentu alangkah indahnya dunia ini jika itu bisa direalisasi,” pintanya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker