Lima Hal Yang Bikin Tonteham Hotspur Kalah 7-2 Dari Bayern Munich

Lima Hal Yang Bikin Tonteham Hotspur Kalah 7-2 Dari Bayern Munich

Rillis.

Seputarbabel sport.com – Tottenham Hotspur dikalahkan oleh Bayern Munich dengan skor 2-7 pada laga kedua Grup B Liga Champions.

Barangkali penggunaan afiksasi ‘dikalahkan’ juga masih terlalu halus untuk digunakan.

Mungkin juga padanan angka dua dan tujuh di papan skor terhitung anomali yang baru kali pertama disaksikan banyak orang, apalagi yang tergolong fans Tottenham.

Berikut ini adalah lima sebab yang bisa sedikit diuraikan untuk menjelaskan mengapa Spurs bisa kalah sebanyak itu:

1. Beda Kelas

Tottenham Bayern Munich Lewandowski Champions League

Pada laga tersebut, Bayern terlihat bermain lebih dewasa. Tertinggal satu gol di rumah lawan sama sekali tidak membuat mereka panik.

Sebaliknya, Spurs kembali ke “hobi” lama. Unggul dan kendur. Masalahnya mereka bukan sedang melawan Stoke City era Tony Pulis.

Gawang Hugo Lloris kebobolan dalam jangka waktu yang relatif singkat mulai dari gol ketiga dan keempat, kemudian gol kelima hingga ketujuh.

2. Wajah-wajah Tanpa Gairah

Tiga pemain penting Spurs pada musim terdahulu memang memasuki musim akhir kontrak. Mereka adalah Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, dan Christian Eriksen.

Dua nama pertama diturunkan sebagai starter dalam laga tersebut dan menjadi andalan pada awal musim ini.

Bisa dibedakan bagaimana mimik dan gestur mereka saat bermain bersama timnas Belgia pada jeda intenasional lalu dengan saat bermain di Spurs sejauh musim ini bergulir.

Mungkin, Alderweireld dan Vertonghen masih kesal karena tidak dilepas ke klub peminat, Eriksen yang gagal pindah ke Real Madrid, plus Serge Aurier yang sempat mengambek.

3. Penyelesaian akhir kelas dunia dari Serge Gnabry & Robert Lewandowski

SERGE GNABRY BAYERN MÜNCHEN UEFA CHAMPIONS LEAGUE

Tidak diperlukan keterangan.

4. Hugo Lloris Tak Layak Jadi Kapten

Hugo Lloris Tottenham


Lloris kerap melakukan sejumlah blunder musim ini. Posisinya sebagai kiper juga terbilang tidak efektif untuk memberikan pengaruh saat dibutuhkan.

Dilihat-lihat, kiper timnas Prancis itu juga tidak bawel-bawel amat, salah satu atribut yang penting dimiliki oleh seorang penjaga gawang, apalagi yang juga mengemban tugas sebagai kapten tim.

5. Manuel Neuer & Gnabry Memang Lagi Wangi

Manuel Neuer Heung-Min Son

Neuer melakukan sejumlah penyelematan penting dalam laga tersebut. Penempatan posisi dan pengambilan keputusannya juga terbilang oke.

Kelihatan banget reputasinya sebagai kiper kelas dunia. Dua gol Spurs yang dicetak Son Heung-min dan Harry Kane juga nyaris ditepis.

Sementara Gnabry terasa masih menyisakan gen Arsenal yang membuatnya seolah sedang bermain dalam Derbi London Utara.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan