PT Timah Siapkan Rp 200 Miliar, Produksi Logam Tanah Jarang

PT Timah Siapkan Rp 200 Miliar, Produksi Logam Tanah Jarang

Seputarbabel.com, Jakarta – Membangun oksidasi mendukung produksi tanah jarang akan dilakukan PT Timah Tbk, kuartal III tahun 2019. Anggaran telah disiapkan Rp 150 – 200 miliar dengan target hingga 2020, dana tersebut berasal dari dana obligasi dan sukuk.

Talangi Tagihan Mitra Kerja PT Timah

Sekretaris Perusahaan PT Timah TBK Abdullah Umar membenarkan jika saat sedang proses penyelesaian feasibility study (FS) atau studi kelayakan. Sehingga untuk mineral tanah jarang tersebut, selanjutnya akan ditingkatkan kepada rencana penambangan. Agar mendukung produksi, perlu disiapkan fasilitas oksidasi terlebih dahulu sehingga ketika penambangan sudah dilakukan, fasilitas oksidasinya telah rampung.

Dia menjelaskan, dana tersebut berasal dari dana obligasi dan sukuk yang beberapa lalu yang diterbitkan perusahaan. Adapun perusahaan menerbitkan obligasi senilai Rp 880 miliar dan sukuk sebesar Rp 313 miliar, sehingga total penerbitannya mencapai Rp 1,19 triliun. “Sedang pembangunan fasilitas oksidasi dari mineral tanah jarang. Sudah ada yang kita siapkan dananya, Rp 150 miliar sampai Rp 200 miliar tapi kan itu sampai selesai,” kata Abdullah di Plaza Mandiri, Rabu (4/9/2019) lalu.

Sebelumnya, manajemen perusahaan menyebutkan bahwa fasilitas yang dimaksud ini merupakan tahap pertama dari pengolahan mineral tanah jarang. Nantinya di tahap pertama ini akan digunakan untuk pengolahan monasit guna menghasilkan logam tanah jarang serta senyawa radioaktif berupa uranium dan thorium.

Perlu diketahui, senyawa logam tanah jarang yang dihasilkan adalah rare earth (RE) carbonate yang saat ini belum termasuk dalam produk logam yang boleh diekspor. Logam tanah jarang ini sempat ramai setelah berkecamuk perang dagang AS – China. Tiongkok sempat mengancam berhenti memasok tanah jarang ke AS. Mineral tanah jarang umumnya digunakan untuk membuat berbagai barang elektronika.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan