In The Name of Show Karya Koalisi Kaum Muda Progresif Kreatif Pangkalpinang

In The Name of Show Karya Koalisi Kaum Muda Progresif Kreatif Pangkalpinang

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Malam ini acara di halaman belakang Kung Lau (Reka Rental) telah siap 100 persen. Acara bertajuk In The Name of Show dipastikan full musik ini karya kaum muda progresif kreatif Pangkalpinang. Menampilkan 5 band lokal dengan berbagai genre, memang kerja barengan (koalisi) dari tiga perkumpulan. Mereka adalah Kontradiksi Organized Syndicate, Anti Main Benar dan Tins Skateboard.

Para band tampil dengan membawakan 3 sampai 6 lagu, ciptaan mereka. Navelrox dengan ganre punk rock, Hozhayate ganrenya sonic pop, Stoned Eyes genre hard rock, Shandya genre folk dan Backyard dengan genre emotive adalah band asal Sungailiat. “Sudah positif 5 band yang akan tampil dengan berbagai ganre akan tampil 3 hingga 6 lagu,” kata Imam Palevi dari Kontradiksi Organized Syndicate.

Dipastikan pula oleh Imam jika para pecinta musik akan mendapat penampilan musik terbaik band lokal yang tampil. Kerja bareng Kontradiksi Organized Syndicate, Anti Main Benar dan Tins Skateboard. Merupakan kerja bareng, selain kreatif acara ini juga dijaga agar tidak lari dari visi dan misi awal Kontradiksi yakni bukan mencari keuntungan. “Kita koalisi bareng mempersembahkan atau Presents In The Name of Show,” tambahnya.

Diharapkan Imam salah satu kegiatan positif para kaula muda Pangkalpinang dan skater tadi dapat memberi hiburan positif. Diselenggarakan kali pertama, tidak membuat mereka pesimis untuk suksesnya acara. “Tujuan kita membangun gairah musik lokal untuk berkarya, kita yakin dan optimis walau baru pertama tahun ini akan menyugukan acara terbaik,” ungkapnya

Sementara sore tadi para skaters Pangkalpinang, memberikan tontonan freestyle skaters. Mereka memulai game of skate, kegiatan ini hasil kerja bareng Tins Skateboard. Penampilan mereka memang belum memulai acara game of skate, perlombaan yang mereka selenggarakan.

Aksi freestyle skaters tadi diisi dari berbagai umur. Tidak hanya orang dewasa, peserta anak – anak pun meluncur dengan papan skatenya. Acara ini memang menjadi awal kegiatan full musik. Menariknya para skaters ini, sangat menghormati waktu azan. Ketika azan akan berkumandang secara serempak, saling mengingatkan untuk berhenti.

Mereka pun berhenti, sebagian dari mereka ada yang pergi langsung ke masjid untuk sholat magrib berjamaah. Tidak sedikit memang yang asik tetap berbincang, dimana acara seperti ini memang jadi ajang silaturahmi para skaters.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

One Response

  1. 5600sxt7 April 2020 at 7:30 pmReply

    Hello! Do you use Twitter? I’d like to follow you if that would be okay.

    I’m undoubtedly enjoying your blog and look forward to new posts.

Tinggalkan Balasan