KABAR UTAMA

Presiden Jokowi Kunjungi Booth Mind Id Disambut Dirut PT Timah

Seputarbabel.com, Bali – Presiden Joko Widodo mengunjungi booth Mind Id di acara Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) 2019, Selasa (20/8/2019) sore, didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. Kunjungan singkat rombongan di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kawasan Wisata Nusa Dua Lot, Bali, disambut Direktur Utama PT Timah Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani.

Riza bersama Direktur Pengembangan Usaha PT Timah Tbk Trenggono Sutiyoso menjelaskan mengenai produk – produk unggulan di setiap perusahaan Mind Id. PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), dan PT Timah Tbk, adalah 5 perusahaan yang tergabung di dalam Mind Id.

Mind Id merupakan transformasi dari holding industri pertambangan, dimana dari segi struktur badan hukum dan operasional tetaplah sama. Dijelaskan pula kepada Presiden Jokowi potensi bisnis yang akan dilakukan Mind Id bersama negara Afrika. “Kami siap bekerjasama, Indonesia siap bertukar pengalaman dan saling membantu pembangunan infrastruktur,” jelas Jokowi saat menjadi pembicara kunci.

Presiden Jokowi ingin mengajak negara – negara Afrika bersama dengan Indonesia mewujudkan kemajuan dan lompatan besar. Indonesia juga siap bekerja sama dengan negara – negara sahabat di Afrika. Ia juga mengatakan jika Indonesia dan Afrika bersatu merupakan kekuatan besar. “BUMN dan Badan Usaha swasta di Indonesia sudah memiliki kekuatan dan pengalaman yang memadai,” terangnya.

Acara diselenggara oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) ini berlangsung hingga Rabu (21/8/2091) diisi oleh berbagai sesi diskusi yang membahas berbagai sektor strategis dan kerja sama antara Indonesia dengan Afrika. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan acara ini akan ada 7 sesi subtantif yang fokus ke industri, sosial, pariwisata, energi, tambang, perdagangan, dan kerja sama pembangunan.

Hadir sebagai pembicara kunci Presiden Jokowi dimana Kepala Negara menyaksikan penandatanganan kesepakatan bisnis. Antara perusahaan – perusahaan Indonesia dengan perusahaan – perusahaan sejumlah negara Afrika seperti Nigeria, Tanzania, Mozambik, Pantai Gading, dan Senegal. Sebanyak 11 kesepakatan bisnis diperkirakan dengan nilai mencapai US$ 822 juta.

Pelaksanaan IAID 2019, dihadiri oleh ratusan peserta dari seluruh negara Afrika merupakan kelanjutan dari Indonesia-Africa Forum (IAF), April 2018 lalu. Forum tersebut tidak hanya memperkuat hubungan antara Indonesia dan Afrika yang telah terjalin, tetapi juga membuka jalan baru bagi kerja sama ekonomi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker