KABAR UTAMA

Ini 13 Arahan Ijtimak Ulama IV

Seputarbabel.com, Bogor – Ijtimak Ulama IV,  Senin (5/8/2010) di Lorin Hotel, Sentul, Jawa Barat menghasilkan 8 poin rekomendasi dengan 13 arahan. Poin ke 3, mengajak ulama dan umat terus berjuang dan memperjuangkan 6 hal dalam sub poin. Menjadikan emas batangan sebagai tabungan menjadi arahan untuk umat.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Persaudaraan Alumni (PA212) dan Front Pembela Islam (FPI) menjadi penyelenggara acara. Berikut 8 poin rekomendasi dihasilkan dalam Ijtima Ulama IV, yang acaranya tertutup. Imam besar FPI Rizieq Shihab membuka acara dan memberi arahan.

1. Menolak kekuasaan yang berdiri atas dasar kecurangan dan kezaliman serta mengambil jarak dengan kekuasaan tersebut. 2. Menolak segala putusan hukum yang tidak memenuhi prinsip keadilan. 3. Mengajak seluruh ulama dan umat untuk terus berjuang dan memperjuangkan :

A. Penegakan hukum terhadap penodaan agama apapun, oleh siapapun sesuai amanat undang undang (UU) anti penodaan agama. Juga dalam Tap MPR nomor 1 tahun 1995 junto (Jo) UU nomor 5 tahun 1999 pasal 156 huruf a.

B. Mencegah bangkitnya ideologi Marxisme, Leninisme, Komunisme dan Maoisme dalam bentuk apa pun dan cara apa pun. Sesuai amanat Tap MPRS nomor 28 Tahun 1996, UU nomor 27 Tahun 1999 Jo KUHP pasal 1, 107 a, 107 b, 107 c, 107 d dan 107 e.

C. Menolak segala bentuk perwujudan tatanan ekonomi kapitalisne dan liberalisme di segala bidang termasuk penjualan aset negara kepada asing maupun aseng. Memberikan kesempatan pada semua pribumi tanpa memandang suku maupun agama untuk menjadi tuan di negeri sendiri.

D. Pembentukan tim investigasi dan advokasi mengusut tuntas tragedi 2019, terkait kematian lebih 500 petugas pemilu tanpa otopsi. Lebi dari 11 ribu petugas pemilu jatuh sakit kemudian ratusan rakyat  terluka ditangkap dan disiksa. Bahkan 10 orang dibunuh secara keji dan 4 di antaranya adalah anak-anak.

E. Menghentikan agenda pembubaran ormas islam serta stop kriminalisasi ulama maupun persekusi. Membebaskan semua ulama dan aktivis 212 beserta simpatisan yang ditahan, dipenjara pasca aksi 212 tahun 2016 hingga kini dari segala tuntutan. Memulangkan imam besar umat Islam Indonesia habib Muhammad Rizieq bin Husain Shihab ke Indonesia tanpa syarat apapun.

F. Mewujudkan NKRI syariah yang berdasarkan pancasila sebagaimana termaktub dalam pembukaan dan batang tubuh Undang-undang 1945. Dengan prinsip ayat suci di atas ayat konstitusi, agar diimplementasikan dalam kehidupan beragama berbangsa dan bernegara.

Poin 4, perlunya Ijtima Ulama dilembagakan sebagai wadah musyawarah antara habaib dan ulama, serta tokoh istiqomah, untuk terus menjaga kemaslahatan agama bangsa dan negara. 6. Menyerukan kepada umat Islam mengkonversi simpanan dalam bentuk logam mulia.

Sebelumnya poin 5, .menuliskan perlunya dibangun kerja sama dari pusat hingga daerah antar ormas Islam dan parpol. Yang selama ini istiqomah berjuang bersama habaib dan ulama serta umat Islam dalam membela agama bangsa dan negara. Ditutup dengan kalimat “Hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir” dipoin terakhir.

7. Membangun sistem kaderisasi yang sistematis dan terencana sebagai upaya melahirkan generasi islam yang tangguh dan berkualitas. 8. Memberikan perhatian secara khusus terhadap isu dan masalah substansial tentang perempuan, anak dan keluarga. Melalui berbagai kebijakan dan regulasi tidak bertentangan dengan agama dan budaya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker