KABAR UTAMA

Ridho Penulis Buku Single Board Computer Termuda, Asal Babel

Seputarbabel.com, Jakarta – Muhammad Ridho Izzulhaq, bisa menjadi motivasi bagi pelajar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), agar tidak berhenti belajar dan membuat karya nyata. Di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Sabtu (27/7/2019), Ridho mendapatkan penghargaan sebagai penulis buku kategori Single Board Computer termuda di Indonesia.

Pelajar kelas 3 SMA FIWA (Fitrah Islamic World  Academy) di Bogor ini, menulis buku tentang Single Board Computer. Agar pengetahuan soal salah satu perangkat keras komputer itu, dapat mudah dimengerti oleh anak seumurnya. Ridho adalah anak dari Ahmad Syah Mirzan, ketua KPU Provinsi saat Pemilu secara langsung pertama dilakukan.

Mumammad Ridho Izzulhaq

Ridho menambah satu lagi deretan nama aset bangsa dari provinsi kepulauan dengan 2 pulau besar Bangka dan Belitung ini. Sebagai penulis buku terkait Single Board Computer memang tidak gampang, karena kebanyakan adalah jurnal ilmiah terkait teknologi informasi. Tujuan penulisan sendiri dalam rangka menambah wawasan dan pengetahuan terkait perangkat keras dari komputer tersebut.

Pemuda kelahiran 23 Mei 2002 menulis buku bertopik Single Board Computer, untuk berikhtiar memajukan saudara sebangsa. Sehingga pembahasan terkait topik ini lebih mudah dimengerti oleh anak  seusianya. Hal inilah yang kemudian mengantarkan namanya  sebagai “Penulis Termuda di Indonesia pada topik Singe Board Computer” dari MURI tahun ini. 

Dalam buku itu dijelaskannya Ridho, saat ini Single Board Computer tipe raspberry berkembang pesat dan diperkirakan akan menggantikan komputer konvensional. Penulisan baik berupa jurnal ilmiah maupun buku yang membahas topik ini adalah para pakar, tidak sedikit adalah professor atau Doktor. Lahir dari ibu seorang Guru MAN Pangkalpinang, tentu membuat dirinya juga tidak meninggalkan ibadah.

Mumammad Ridho Izzulhaq putra pertama dari tiga bersaudara, berasal dari Kota Pangkalpinang. Anak dari Ahmad Syah Mirzan dan Faryani baru pada pendikan tinggkat atas, meninggalkan Pangkalpinang. Sekolah Dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dia tempuh di Pangkalpinang. Lulus dari SD Muhammadiyah, kemudian SMP dia tercatat sebagai pelajar SMP Negeri 3 dan SMP Islam Terpadu Al Bina.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker