KABAR UTAMA

Produksi TINS Tetap Optimis

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Data dari US Geological Survey pada 2017 menyebutkan bahwa cadangan mineral timah Indonesia berada pada peringkat ke-2 jika dibandingkan dengan total cadangan dunia. Ini artinya, Indonesia berpotensi besar untuk mengisi pasar timah dunia. PT Timah Tbk adalah salah satu perusahaan yang melihat dan memanfaatkan peluang tersebut.

Kuartal I-2019 PT Timah berhasil melampaui target, baik dari sisi produksi maupun penjualan. Menurut Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, sepanjang periode awal tahun 2019, produksi biji timah meningkat diatas 20.000 ton bijih timah. “Artinya pada tahun 2019 ini, rata-rata produksi bijih timah kita membaik dari tahun lalu dengan pencapaian hingga 7.000 ton Sn/bulan,” katanya.

Dari sisi penjualan, di kuartal I-2019 total 12.590 metrik ton, rata-rata 4.200 metrik ton per bulan. Tak heran jika PT Timah optimistis mencapai rencana pemenuhan pangsa pasar Indonesia dalam ekspor
timah dunia sebesar 60.000 metrik ton. Kendati begitu, bukan berarti emiten berkode tins ini melakukan pertambangan secara massif tanpa disertai tanggung jawab.

PT Timah tetap memperhatikan masalah lingkungan dengan mengembangkan teknologi ramah lingkungan dan reklamasi lahan. Dalam melaksanakan bisnis pertambangan timah, perusahaan menyadari tuntutan dunia. Yakni produk tambang yang mengedepankan Pembangunan Berkelanjutan akan selalu
menjadi hal penting.

PT Timah tentunya akan terus berinovasi dan berkontribusi dengan positif, dengan mengedepankan tata kelola penambangan yang baik. Taat dengan regulasi, berorientasi lingkungan dan pasca tambang juga pemberdayaan masyarakat dengan program operasi produksi berbasis kemitraan masyarakat.

PT Timah adalah perusahaan pertambangan pertama di Indonesia yang telah menyelesaikan Dokumen Rencana Induk Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Hal ini selaras dengan tujuan perusahaan dalam penyertaan akan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan.

Hingga meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang layak melalui program – program pemberdayaan masyarakat yang semakin baik dan terstruktur. “Perusahaan juga mendapatkan award sebagai satu dari 10 perusahaan di Indonesia yang menjunjung tinggi HAM dalam aktivitas bisnisnya” jelas Riza.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker