KABAR UTAMA

PT Timah Wajib Hilirisasi

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – PT Timah Tbk terus mengembangkan produk hilirisasi dari industri pertambangan mineral timah. Gubenur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengatakan hilirisasi PT Timah merupakan keharusan. Bahkan dirinya menginginkan agar PT Timah juga mengembangkan mineral ikutan sehingga memiliki nilai lebih.

Ini disampaikan Gubernur kepada wartawan media ini, beberapa waktu lalu. Menurutnya pertambangan di Babel berjalan dengan dengan terus mengembangkan nilai lebih dari mineral logam yang mereka produksi. “Kita mewajibkan PT Timah hilirisasi, karena akan meningkatkan nilai dari produk tambang mereka. Begitu juga dengan potensi 13 mineral ikutan dari timah harus mampu memberi nilai lebih,” ungkap Erzaldi.

Sementara itu PT Timah Tbk sendiri telah berupaya melakukan hilirisasi. Salah satu upaya anggota Holding BUMN Industri Pertambangan ini meningkatkan pemasukan dan pendapatan negara, adalah dengan membangun smelter Tin Chemical Initializer. Produk tin chemical initializer ini memiliki nilai tambah, 10 kali lipat dibanding produk balok timah.

Dijelaskan pula produk yang dihasilkan tin chemical initializer ini di antaranya adalah untuk menstabilkan produk berbahan plastik, seperti botol minuman kemasan, pipa plastik, dan produk berbahan plastik lainnya. PT Timah Tbk telah melakukan berbagai langkah teknologi, menambah nilai produk timah.

Telah lama PT Timah memproduksi berbagai jenis produksi mineral dengan kualitas produk yang dihasilkan, dijamin dengan sertifikat. Produk dari logam timah (weight and analysis certificate) yang berstandar internasional dan berpedoman kepada standar produk yang ditetapkan oleh LME, sehingga dapat diperdagangkan sebagai komoditi di pasar bursa logam.

Berbagai jenis produk diproduksi PT Timah, dibedakan atas kualitas dan bentuknya. Berdasarkan kualitas produk dapat dibedakan atas Banka Tin (99,9% Sn),  Banka Low Lead (Banka LL) terdiri dari Banka LL 100ppm, Banka LL200ppm dan Banka Four Nine (99,99% Sn). Kemudian berbagai produk dengan nilai tambah yang sudah diproduksi cukup lama, seperti Tin Alloy, Tin Solder dan Tin Chemical, bahkan saat ini Mentok Tin dan Kundur Tin.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker