KABAR UTAMA

Diskominfo Babel gelar FGD Dengan Para Insan Pers.

Penulis : Redaksi.

Foto, bersama FGD keterbukaan informasi publik Jasman sebut” Wartawan yang bersartifikat dan media yang terdaftar di Dewan Pers yang bisa meliput di Pemprov Sumbar”

Pangkalpinang, Seputarbabel.com– Dinas Informasi dan Komunikasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, gelar focus group discussion dengan para insan pers di Babel.

Dalam kesempatan ini dijelaskan syarat untuk menjadi mitra Pemerintah Daerah adalah wartawan dan media online, cetak, elektronik harus memiliki sertifikat kompetensi wartawan dan terdaftar di dewan pers.

Focus group discussion penyebarluasan informasi dan komunikasi publik dilingkungan pemprov Babel tahun 2019. Membahas tentang bagaimana mengatur regulasi kerja sama antara media dengan Pemprov.

Adapun acara tersebut dihadiri oleh berbagai wartawan dan pemilik media se-Babel. Senin (30/4/2019).

Dalam kesempatan ini Jasman Rizal humas pemprov Sumatera Barat menjelaskan tehnis mengatasi permasalahan seperti banyaknya media online yang tumbuh sehingga membuat media cetak kini mulai mengalami kerugian dan wartawan yang tidak memiliki sertifikat kompetensi wartawan sepertinya mencapai ratusan bahkan ribuan yang tergabung dari berbagai macam media.

“Sebelum ada peraturan gubernur (Pergub) media online di Sumbar hampir 800 media online. Tapi semenjak diterapkan, sekarang tidak hanya sekitar 30 media saja,” ungkapnya saat menjadi narasumber FGD yang diselenggarakan di hotel sahid Bangka.

Jasman juga menjelaskan ketika dirinya menerapkan Pergub dirinya sampai didemo oleh wartawan karena telah mengekang kebebasan pers dengan membatasi akses wartawan yang meliput di Pemprov Sumbar.

“Banyaknya wartawan dan media yang tidak jelas melakukan melakukan pemberitaan yang tidak sesuai dengan fakta dan konfirmasi maka jika melakukan kesalahan akan dilaporkan ke pihak berwajib. Tapi yang sudah memiliki sertifikat wartawan dan medianya terdaftar di dewan pers baru kami diakomodir karena memiliki legalitas yang jelas,” tegasnya

Sebenarnya, yang kita lakukan bukan mau membatasi akses wartawan dan media online, tapi hal ini dilakukan untuk mendorong pertumbuhan media online yang baik dan wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi wartawan agar mereka memiliki kekuatan tersendiri ketika melakukan peliputan.

“Kami juga melakukan pembinaan terhadap wartawan dengan cara melakukan uji kompetensi wartawan agar memiliki sertifikat ini salah satu bentuk pembinaan kami terhadap profesi wartawan,” tegasnya

Ditempat yang sama Ketua Komisi Informasi menyampaikan beberapa hal. Perlunya untuk menoptimalkan peran PPID (pejabat pengelola Informasi & Dokumentasi) dalam penyebaran informasi publik dilingkungan pemerintahan provinsi Bangka Belitung agar memudahkan akses informasi

“Juga mensosialisasikan mengenai adanya Pergub Nomor 18 Tahun 2019 ttg penyebarluasan informasi & komunikasi publik untuk bisa diterapkan disemua OPD,” sebut Eko

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker