KABAR UTAMA

Upaya MTI Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Potensi wisata sejarah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), diupayakan dapat menyumbang angka kunjungan wisata. Karena itulah Museum Timah Indonesia (MTI) berupaya agar mendongkrak angka kunjungan wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara. MTI menggandeng 2 travel agent nasional, yang selain mempromosikan juga mendatangkan wisatawan.

Kepala MTI, Muhammad Taufik, mengatakan hal tersebut. Mereka telah bersedia selain mempromosikan juga mendatangkan wisatawan ke Babel. “Saat ini sudah ada dua travel agent Jakarta yang bersedia mempromosikan dan berkunjung ke daerah ini,” terangnya.

Kerja sama ini salah satu upaya mempromosikan potensi wisata sejarah sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan di Museum Timah Indonesia. “Mereka tidak hanya menjual paket wisata, tetapi juga akan membawa wisatawan dan ini akan berdampak baik terhadap peningkatan kunjungan wisatawan di museum ini,” ujarnya.

Ia mengatakan  jumlah kunjungan wisatawan selama Januari hingga Februari 2019 sebanyak 4.069 orang dengan rincian wisatawan nusantara 4.040 orang dan manca negara hanya 29 orang. Jumlah wisatawan nusantara yang berkunjung ke Museum Timah Indonesia pada Januari 2019 sebanyak 721 orang dan Februari meningkat mencapai 3.319 orang. Sementara itu, jumlah wisatawan manca negara selama Januari 2019 sebanyak 13 orang dan Februari 16 orang.

Sebagai catatan Museum Timah Indonesia menempati sebuah gedung bersejarah, awalnya adalah rumah dinas Hoofdt Administrateur Bangka Tin Winning (BTW). Pada masa perjuangan Kemerdekaan Indonesia, Bung Karno, Hatta dan para pemimpin tinggi Republik Indonesia diasingkan ke Bangka. Tahun 1948 gedung MTI merupakan lokasi perundingan dengan utusan PBB (Komisi Tiga Negara). “Pertemuan tadi akhirnya mengantarkan pada kedaulatan Belanda pada Republik Indonesia pada 1949,” tambah Taufik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker