KABAR UTAMA

Penambangan Timah Ilegal Hajar Perbatasan Sawit Dan Aliran Sungai Pilang Makin Marak.

Penulis : Arya.

Foto Kamera tersembunyi di lokasi tambang timah ilegal muara sungai pilang.

Belitung, seputarbabel.Com- Penambangan pasir timah ilegal dikawasan Sungai Pilang Dukong, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung semakin marak.

Penambangan dilakukan menggunakan alat tambang jenis TI rajuk atau TI Tower tersebut saat ini mencapai lebih dari puluhan unit.

Padahal kawasan itu adalah daerah aliran sungai (DAS) dan hutan manggrove yang jelas terlarang dari aktifitas penambangan.

Salah satu sumber mengatakan bahwa aktivitas tersebut sudah merambah (menyuntik) ke lahan bandar (aliran air) perusahaan sawit hingga sempat tertutup.

“Sebelumnya sudah di kasih tau kepada penambang agar menjauhi dari lahan bandar sawit, agar aliran air mereka tidak tertutup,” ujar satu sumber yang tak mau namanya di sebutkan.

Ia juga menambahkan kepada awak media seputarbabel.Com
bahwa di lokasi tidak ada yang mengkoordinasikan untuk lahan tambang timah tersebut.

Foto Kamera tersembunyi di lokasi tambang timah ilegal muara sungai pilang.

Terlihat puluhan motor terparkir di tepian sungai Pilang Dukong (milik para penambang yang sudah berada di lokasi-red).

“Untuk menuju lokasi penambang harus meninggalkan motor di sini ( lokasi parkir yang di jaga-red) yang kemudian menggunakan Kapal Bot Penumpang untuk menuju lokasi tambang timah,” jelas satu sumber itu.

Kapal Bot tersebut biasanya di bayar dengan menggunakan timah. Untuk mengetahui kebenaran tersebut awak media ikut mengantarkan penambang menuju lokasi tambang timah dengan menggunakan Kapal Bot penumpang yang Standbay, ada puluhan unit bahkan hampir ratusan unit mesin Robin maupun mesin besar (jiandong, PS) di Lokasi tersebut.

Sudah seperti markas besar para penambang timah ilegal.

“Saya berharap aparat penegak hukum terkait bisa mengambil tindakan tegas menindak penambangan timah ilegal tersebut, Kami juga khawatir kerusakan akan semakin parah di lingkungan Sungai Pilang ini dengan terus bertambahnya alat tambang yang masuk kesana,” tutup satu sumber itu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker