PT Timah Terus Berikan Karya Terbaik

PT Timah Terus Berikan Karya Terbaik

Walau Aktivitas Tambangnya Saja Kerab Ditolak

Seputarbabel.com, Bangka – “42 tahun PT Timah Tbk Berkarya”, menjadi jargon, agar kontribusi positif terus diberikan. Sekalipun lokasi tambangnya sering ditolak, sehingga tertunda operasi produksinya. PT Timah tetap berikan kontribusi di wilayah operasi, diluar kewajiban hingga pasca tambang.

Direktur Utama PT Timah, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani kepada wartawan di Belinyu Minggu (29/7/2018) pagi mengakui hal itu. Karena menurutnya, sekalipun operasi produksi tambangnya kerab ditolak masyarakat. “Namanya juga hidup bermasyarakat…, (walau ditolak) kami akan tetap terus berkarya,” sambungnya.

Perlu diketahui sepanjanga perjalanan 42 tahun, PT Timah di wilayah operasi. Mereka punya tanggung jawab dan kewajiban sebagai perusahaan negara, diluar memberikan keuntungan bagi pendapatan keuangan negara. tetap harus dilakukan. Didampingi jajaran Direksi dan Komisaris serta dihadiri Direksi Anak Perusahaan, digelar pembukaan Pesta Rakyat 42 tahun PT Timah.

Hanya saja semua itu tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan masyarakat sekitat wilayah. “42 tahun ini kami akan terus berkarya, kami akan terus bekerja, kami akan terus berusaha memakmurkan wilayah operasi,” jawabnya ditanya soal hastag Pesta Rakyat PT Timah tahun ini, diawali di Lapangan Bola Hijau, Belinyu.

Usai membuka acara Pesta Rakyat di Belinyu tadi, Riza kepada wartawan memastikan. Jargon tadi bukan hanya slogan, namun memiliki fakta sejarah. Sehingga wajar dalam sambutannya, dia mengatakan Belinyu adalah bagian yang tidak terpisah dari perjalan usaha PT Timah. “Bagi kami PT Timah tidak akan pernah terpisahkan dari masyarakat Belinyu,” terangnya.

Bukan tanpa alasan PT Timah menjadikan Belinyu spesial, dalam memberikan kontribusi positif. Karena mereka menambang, sebelum era kemerdekaan di Utara Pulau Bangka itu. Bahkan Riza pun menceritakan, banyak teknologi dan capaian kelas global. “Dari jaman Belanda, pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara menjadi bagian dari penambangan. Dan hari kami masih di sini,” tuturnya.

Dalam agenda hari jadi perusahaan, PT Timah punya dua agenda besar. Bulan Bhakti dan Pesta Rakyat, sebagai bentuk silaturahmi dan mensyukuri apa yang sudah kita jalali. Dua kegiatan itu bertujuan meningkatkan harmonisasi dengan masyarakat di wilayah operasi. Tahun ini 4 wilayah operasi akan menjadi lokasi pesta rakyat, Belinyu pun menjadi lokasi pertama, selanjutnya di pulau Belitung dan ditutup di pulau Bangka.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan