Kembalikan Kejayaan Lada Babel

Kembalikan Kejayaan Lada Babel

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Penurunan angka ekspor lada putih asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menjadi perhatian Gubernur Babel Erzaldi Rosman. Menurutnya jumlah ekspor pernah diangka 60 – 35 ribu ton, sekarang ini ekspor lada hanya dikisaran angka 2000 ton per bulan. Menjadi konsentrasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) 2018 mengembalikan kejayaan lada putih Babel.

Seteleh program resi gudang guna meningkatkan kesejahteraan petani lada dan menjaga keberlangsungan stok. Kini gudang pengolahan lada putih mempunyai mesin yang dapat membuat kualitas lada menjadi lebih baik. “Kita akan mendorong Menperindag membuat aturan ekspor lada, jangan sampai lada dari Bangka Belitung hanya dijadikan bahan campuran lada dari daerah lain,” tambahnya.

Erzaldi juga berharap petani lada bisa menggunakan teknologi smartphone, maka bisa langsung memantau perkembangan harga lada dunia. Petani juga bisa belajar banyak mengenai berkebun lada agar produksi perkebunan lada meningkat. “Jangan lagi tidak menerima jika diajarkan mengenai cara memilih bibit dan berkebun lada yang benar,” harapnya.

Puluhan petani lada ikut menyaksikan peresmian Gedung Pengolahan Lada tersebut. Gubernur juga menyampaikan, agar masyarakat mempunyai semangat kuat untuk terus berkebun lada. Tentunya dengan kualitas lada yang baik, sehingga nantinya bisa memproduksi lada dengan jumlah banyak. Kalau produksi lada banyak, mengenai harga sudah tak membebani lagi.

Sedangkan untuk membuat harga lada menjadi lebih baik, kata Gubernur Erzaldi, ke depan harus memikirkan menjual lada melalui proses pengolahan terlebih dahulu. Lada dari masyarakat diolah dan kemudian dijadikan lada bubuk. Harga lada bubuk ini jauh lebih mahal jika dibandingkan menjual langsung butiran lada.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan