Oknum Polisi Tendangan Wanita, Mendapatkan Kritik Pedas Dari Masyarakat

Oknum Polisi Tendangan Wanita, Mendapatkan Kritik Pedas Dari Masyarakat

Seputarbabel.com,Pangkalpinang- Video oknum Polisi tendangan ibu ibu yang tertangkap karena mengutil disebuah mini market di kelurahan Selindung viral di media sosial. Kamis,(12/7).

Aksi oknum Polisi tersebut mendapatkan cemoohan dari masyarakat baik pengguna media sosial mau di warung kopi hanya membahas video oknum Polisi yang menendang ibu ibu didepan anak anak dan pengunjung mini market tersebut.

Dalam video tersebut seorang wanita paruh baya tersebut sudah berkali kali meminta maaf kepada oknum Polisi tersebut. Tapi malah direspon dengan pemukulan dan tendangan tepat mengarah ke kepala wanita yang diduga mencuri di mini market tersebut.

Tidak sampai itu saja oknum Polisi tersebut juga mengunakan sandal untuk memukul wanita tersebut. Oknum Polisi tersebut juga memegang leher anak kecil yang juga ikut dengan rombongan wanita tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar saat ini, oknum Polisi dan wanita tersebut sedang diproses. Sedangkan oknum Polisi tersebut masih diperiksa oleh Provos Polda Babel. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kepolisian dan pemilik Mini market tempat kejadian tersebut.

Hal ini mendapat tanggapan dari Tokoh pemuda Babel, Farizan mengungkapkan, seharusnya walaupun wanita itu bersalah tidak boleh dipukul dan ditendang seperti itu.

“Seharusnya, Polisi itu memberikan pelayanan dan rasa aman bagi masyarakat. Bukan membuat rusuh dan terkesan menganiaya wanita tersebut,” Sebut Buntuk panggilan sehari hari Fahrizan.

Kami mengutuk keras aksi main hakim sendiri seperti ini bukan contoh Polisi pengayoman dan memberikan rasa aman, malah membuat ulang.

“Kami minta Kapolda Babel jangan tebang pilih dalam menangani kasus oknum Polisi yang bertingkah seperti koboi jalanan,” tegasnya

Ketua Pemuda Pancasila kota Pangkalpinang meminta kepada Kapolda Babel untuk memproses oknum Polisi yang sok hebat tersebut.

“Mungkin oknum Polisi tersebut tidak lahir dari rahim seorang wanita, kalau ia lahir dari rahim seorang wanita, tidak mungkin melakukan hal tersebut,” katanya saat ditemui di kediamannya. Kamis malam,(12/7)

Ia juga menyebutkan akan mengawal kasus ini,agar tidak ada lagi oknum Polisi yang bersifat arogan dalam menangani kasus seperti ini.

“Kami minta Kapolda Babel memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Jika tidak kami akan melakukan aksi didepan kantor Polda Babel, untuk menjamin bahwa masyarakat Babel harus dapat keadilan,” pungkasnya

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan