Bangka Belitung

Sebulan, PT Timah Ekspor 5100 Mton

Seputarbabel.com, Pangkalpinang – Ekspor PT Timah Tbk smpat terhenti di bulan April 2018 akibat perubahan aturan oleh pemerintah pusat, sehingga kuartal I – 2018 ekspor perusahaan itu dibawah 5.800 metrik ton (mton). Sejak awal Mei 2018 ekspor PT Timah kembali normal, dengan total ekspor 5.100 mton. Revisi aturan ekspor membuat perusahaan anggota Holding BUMN Industri Pertamabangan tadi menunggu pembaruan persetujuan ekspor (PE), terbit 3 Mei 2018.

Sekretaris Perusahaan PT Timah Amin Haris Sugiarto kepada babelportal.net mengatakan. Angka tersebut didapat setelah sebelumnya akibat regulasi volume penjualan perusahaan menurun. “Ekspor bulan Mei totalnya 5.100 metrik ton, kalau sebelumnya volume penjualan kita turun karena ada revisi aturan,” terangnya.

Perlu diketahui PT Timah harus menunggu pembaruan Persetujuan Ekspor (PE) timah batangan, akibat regulasi dimana baru keluar 3 Mei 2018 lalu. Setelah aturan perubahan kedua tentang ketentuan ekspor timah pada 17 April 2018 terbit, PT Timah tidak bisa melakukan ekspor. Kini penjualan kembali normal, sehingga diharapkan PT Timah dapat mendapat keuntungan.

Terbitnya Revisi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 33 tahun 2015 (Permendag 33/2015) tentang perubahan atas Permendag nomor 44/M-DAG/PER/7/2014 tentang Ketentuan Ekspor Timah. Yakni Permendag 53/2018 atas perubahan kedua Permendag nomor 44/M-DAG/PER/7/2014 tentang Ketentuan Ekspor Timah. Mengharuskan PT Timah melakukan pembaruan PE timah batangan, sehingga bulan Mei ekspor kembali normal.

Sebelumnya dalam rilis 17 Mei 2018, Amin mengatakan sejak keluarnya PE timah batangan. Per 17 Mei 2018 lalu PT Timah telah melakukan ekspor 2.270 mton. Sampai kuartal I – 2018 PT Timah mencatat pendapatan usaha dari penjualan logam timah dan tin solder, Rp 1,784 miliar. Dari penjualan ekspor Rp 1,726 miliar dan penjualan lokal Rp 58 miliar.

Total volume penjualan tadi sebesar dari 5.801 mton dan harga jual rata – rata USD 21,470/ton. Dari volume penjualan tadi, Jepang sebanyak 1.665 mton atau 29 % dan Korea Selatan sebanyak 830 mton yakni 14% adalah negara tujuan ekspor PT Timah tertinggi.

Amerika Serikat sebesar 560 mton dan Perancis sebesar 555 mton keduanya 10 % dari total volume penjualan. Belanda sebesar 300 mton atau 5 % dari total volume penjual dan sisanya 1,891 mton atau 33% didistribusikan ke negara lainnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker