Bangka BelitungKABAR UTAMA

Kuartal I 2018, Laba PT Timah Rp 55 Miliar

Seputarbabel.com, Jakarta – Akibat penjualan menurun, kinerja keuangan PT Timah Tbk pada kuartal I tahun 2018 pun menurun. Dengan pendapatan Rp 2,03 triliun di bulan Maret, laba bersih kuartal I tahun 2018, PT Timah tercatat Rp 54,6 miliar.
Dibandingkan tahun sebelumnya pendapatan PT Timah turun 0,6 %, periode Maret 2017, pendapatan PT Timah Rp 2,05 triliun. Sedangkan, laba bersihnya turun 17 % menjadi Rp 54,6 miliar dari sebelumnya Rp 65,9 miliar. Menurut Sekretaris Perusahaan Amin Haris Sugiarto selain faktor cuaca, regulasi ekspor timah yang baru juga menjadi penyebab turunnya kinerja PT Timah.

PT Timah harus menghentikan kegiatan ekspor lantaran, terbitnya Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 tahun 2018 tentang Tata Cara Pemberian Wilayah, Perizinan, dan Pelaporan Pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba).

Kegiatan ekspor PT Timah terhenti lantaran Kementerian Perdagangan (Kemdag) belum mengubah aturan mainnya. Di mana, persetujuan ekspor masih memerlukan rekomendasi ekspor atau eksportir terdaftar dari Kementerian ESDM.

Sementara, dalam Permen 11/2018 itu, salah satu poinnya menghapus rekomendasi ekspor dari Direktorat Jenderal Minerba. Sehingga kegiatan ekspor bisa dilakukan tanpa persetujuan Kementerian ESDM dan bisa langsung diajukan ke Kementerian Perdagangan.

Akibat aturan tersebut diberlakukan tanpa ada masa transisi. Kegiatan ekspor timah milik TINS berhenti sejak jatuh temponya izin ekspor pada 6 Maret 2018. Hal itulah yang mengakibatkan volume penjualan timah turun 17% menjadi 5.801 metrik ton. “Untuk semester I – 2018 Perseroan menargetkan penjualan sebesar 17,157 mton,” jelas Amin dalam rilis.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker