Bangka BelitungINFOTAINMENTKABAR UTAMANEK NGETOPPANGKALPINANG

Honda Brio Community Kunjungi Wisata Bahari Tebok Kurau. Kasim “Goa dan Lutong Jadi Daya Tarik Tersendiri”

Bangka Tengah,Seputarbabel.com- Honda Brio Community (HBC) mengunjungi Destinasi Wisata Bahari Tebok, Desa Kurau Timur, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (10/5/2018) menjelang siang.

Kedatangan Komunitas Honda Brio atau (HBC) disambut langsung oleh Pak Kades Kurau Timur yakni Kasim dan Pak Bubut selaku pemilik Warung ditepi sungai Tebok serta para nelayan yang melabuhi kapalnya ditepi sungai Tebok.

sebelum menjelajahi sungai hutan mangrove para pengurus dan angggota serta keluarga besar HBC dihidangkan beragan masakan khas warung pak Bubut, antara lain, rusip dan lempah kuning, Ikan Bakar dan lalapan.

sembari menikmati Sentuhan pedas rusip dan lempah kuning terasa meledak di dalam mulut. Namun rasa pedas itu terhipnotis oleh semilir angin dan pemandangan alami di depan mata.

Setelah menikmati masakan dari warung pak Bubut, Rombongan HBC bersiap-siap menjelajah sungai Tebok menggunakan kapal Nelayan. keasikan nampak dari wajah-wajah ceria dari para rombongan HBC.

“kedatangan kami kesini merupakan liburan Keluarga Besar Honda Brio Community (HBC), mengapa kami memilih berwisata ke sungai tebok karena berbeda dengan wisata lainnya, kawasan ini pas untuk keluarga. Kami akan promosikan Tebok Kurau kepada masyarakat luas baik Babel maupun Indonesia bisa-bisa Dunia, serta mempromosikan juga destinasi lain yanga ada di Pulau Bangka dan Pulau Belitung,” kata Ketua HBC Babel, Mami Azimut.

Pak Bubut menyatakan bahwa Kedatangan keluarga besar Honda Brio Community (HBC) adalah pengunjung yang terbanyak yang mengunjungi wisata bahari tebok ini

“Pengembangan tempat wisata Sungai Tebok, tempat wisata ini baru saja digarap 5 bulan yang lalu, dikembangkan secara Swadaya masyarakat Kurau Timur” jelasnya

Budi juga berpesan kalau Sungai Tebok ini nyaman dinikmati saat pagi dan menjelang sore. Pada dua waktu itu, sinar matahari tidak begitu menyengat dan sekaligus melihat aktivitas nelayan pergi dan pulang melaut

“Kedepan harapan kami tempat ini akan menjadi destinasi wisata baru di Kurau,” ungkap Budi yang sering dipanggil Pak Bubut

Kasim selaku Kades Kurau Timur mengungkapkan kalau Sungai tebok ini memiliki keunikan sendiri, dimana ditengah-tengah sungai ini ada Goa atau Lorong mangrove tapi hanya bisa dilewati dengan kapal Speedboat, serta banyak monyet serta lutung juga menjadi daya tarik tersendiri.

“Goa dan Lutung (monyet) akan menjadi daya tarik tersendiri kawasan wisata Tebok,” Sebutnya

Ia menjelaskan kalau luas Sungai Tebok ini lebar sekitar 30 meter dan kedalaman 8 meter serta panjang 40 Mil (64 KM), serta menjadi habibat alami ikan dundu dan lobster. Hanya saja air sungai terganggu akibat aktivitas tambang timah liar di bagian hulu.

“Kini masyarakat mulai sadar wisata, menjadi sumber daya alam sebagai peningkatan ekonomi masyarakat. Bukan hanya tambang,”harapnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker