BANGKABANGKA BARATBangka BelitungBANGKA SELATANBANGKA TENGAHBELITUNGBELITUNG TIMURPANGKALPINANG

“Mencadin”,“Mawang”,“Sumiati”, Hantu Pulau Bangka

Seputarbabel.com – Melihat Banyaknya pengunjng yang mengunjungi postingan tentang hantu pulau bangka ini, maka admin akan mengupdate tentang cerita tentang hantu pulau bangka ini. Dunia horor memang sesuatu yang sangat membuat penasaran dan membuat orang ingin mengetahuinya lebih lanjut. Disetiap daerah pasti juga memiliki ceritanya sendiri tentang hantu. Saya rasa setiap daerah memiliki kesamaan dari hantu-hantu yang ada tetapi hanya beda dari namanya saja.

Saya menulis ini bukan berarti ingin membuat anda mempercayai 100% tentang hantu yang ada, anda boleh percaya atau tidak. tapi berdasarkan cerita turun temurun dari orang-orang terdahulu, terdapat banyak sekali cerita tentang hantu ini. Mari kita bahas satu persatu tentang Hantu Khas di pulau Bangka.

  • “Mencadin”. Mencadin menurut cerita sebagaian besar masyarakat Bangka dikenal dengan sosok hantu yang menyerupai pocong yang berbau busuk. Konon asal muasal hantu ini adalah sosok manusia yang dalam perjalanan hidupnya sering melakukan kemaksiatan, oleh sebab itu lah dalam konsep keagamaan sosok manusia seperti ini ketika mati tidak diterima “bumi” sehingga arwanya gentanyangan samapi 40 hari kematiannaya.
  • “Mawang” adalah sosok hantu khas Bangka Berikutnya. Mawang adalah hantu yang tinggal di hutan-hutan belantara yang konon katanya memiliki kuku-kuku yang sangat panjang dan tanjam berbadan besar serta berambut panjang. Mawang juga dikenal hantu penggangu hewan-hewan peliharaan masyarakat. Biasanya hewan-hewan peliharaan masyarakat dimangsa dan dimakan pada bagian hatinya saja. cerita rakyat tentang sosok mawang ini memang masih mejadi mistri sampai sekarang. Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat bangka, tidak boleh menyebutkan nama “Maw*ng” ini, karena jika namanya disebutkan ia akan datang menghampiri. sedikit serem juga ya, tapi anda boleh percaya ataupun tidak.
  • “Nek Gergasi”. Berdasarankan cerita lama Nek gergasi adalah sosok hantu yang berwujud nenek-nenek tua yang memiliki kuku serta taring yang panjang, dengan rambut panjang yang terurai sampai mata kakinya. Sosok Nek gergasi biasanya muncul ketika ada sebuah kelahiran bayi di suatu desa, hawa darah yang masih segar mengundang dahaga sie Nek gergasi. Nek gergasi di yakini sebagian masyarakat Bangka sebagai wanita yang menganut ilmu sesat sehingga memiliki kebiasaan yang amat menakutkan.
  • “Penebuk Ati”. Menurut legenda lama di Bangka Penebuk Ati adalah sesosok manusia jahat berhati hantu  yang mengincar kepala anak-anak kecil. Penebuk ati lebih dikenal hantu jagal. Konon hantu ini adalah mitos yang dibuat-buat oleh masyarakat untuk menakut-nakuti anak-anak kecil agar tidak berkeliaran main dihutan.
  • “Sumiati”. Konon dulu di sebuah desa di Pualu Bangka dihebuhkan dengan cerita Gadis perawan yang mengalami depresi hebat sehingga membuat dia hilang kesadaran jiwa normalnya dan kemudian lari kehutan. Hantu ini konon akan membunuh laki-laki yang ditemuinya dihutan karena hantu ini dulu mengalami kisah yang suram bersama laki-laki.
  • “Anton”. Kedengarannya seperti nama orang. Anton ini adalah sosok hantu kepala terbang dan berapi. sosok hantu ini merupakan sosok orang yang mengamalkan ilmu hitam. Hantu Anton ini biasanya terbang mencari anak-anak yang baru lahir dan menghisap darah mereka. disebutkan bahwa itu supaya penganut ilmu hitam tersebut bisa tetap awet muda dengan menghisap darah bayi yang baru lahir. Tak heran jika ada yang melahirkan selalu diletakkan gunting kecil dan yasin di sekitar bayi dan di luar kamar bayi setiap malamnya selalu dinyalakan obor.
  • “Buyut” adalah hantu air, dikatakan bahwa buyut ini adalah antu aik (hantu air). Buyut ini biasanya menghisap orang yang sedang berenang di sungai. Diceritakan bahwa buyut ini seperti pusaran air yang akan menelan orang yang sedang berada di air. Banyak insiden terjadi di sungai, ada pula yang meninggal dunia. kata orang bangka, itu karena dihisap Buyut. Cerita buyut ini boleh dipercaya atau tidak, tetapi secara logikanya, kita harus berhati-hati jika ingin mandi di sungai, karena biasanya di sungai terdapat juga palung-palung (atau bekas galian) yang membuat kita terperosok kedalamnya.
  • “Antu Pulong” yang merupakan api terbang, biasanya sering hinggap dipohon2 tinggi dan membakar pohon tersebut. Antu pulong tidak jauh beda dengan anton, hanya saja modelnya berbeda. (Tambahan dari komentar)
  • “Antu Lelep” yang berbadan besar, berbulu seperti lutung, biasanya berada di air yang banyak ikannya, karena dia pemakan ikan dan sering mengganggu orang mancing. Bagi saya itu fakta, karena saya pribadi sudah pernah melihat diwaktu mancing bareng temen dimalam hari. (Tambahan dari komentar)
  • “Antu Berasu” Hantu yang mempunyai sekumpulan anjing, keluar malam hari, di hutan-hutan. Kalau suara anjingnya terdengar kuat, berarti jauh dan bila terdengar sayup-sayup, berarti sudah dekat. (Tambahan dari komentar)

Mungkin itu beberapa nama hantu di bangka, cerita di atas merupakan cerita seara turun temurun, anda boleh percaya ataupun tidak. Semoga ini bisa menambah wawasan dan informasi serta pengetahuan anda tentang pulau bangka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker