Bangka Belitung

Deklarasi Anti Hoax di BhayPark, Gubernur : Tolak Ujaran Kebencian

Seputarbabel.com – Maraknya informasi hoax di media sosial membuat gerah Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman. Berangkat dari persoalan tersebut, Gubernur Erzaldi mengajak masyarakat menolak informasi hoax, ujaran kebencian yang bisa membuat perpecahan bangsa.

“Kita harus mengambil langkah tepat mengantisipasi penyebaran berita hoax. Jangan sampai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya membuat bangsa ini terpecah,” tegas Gubernur Erzaldi saat Deklarasi Anti Hoaks di Bhay Park, Polda Babel, Jumat (23/3/2018).

Masyarakat disarankan Gubernur Erzaldi untuk bersikap cerdas menghadapi penyebaran isu-isu hoax tersebut. Beberapa daerah di Provinsi Kepulauan Bangka dalam waktu dekat ini akan menggelar pilkada, hendaknya masyarakat jangan mudah terprovokasi dengan pandai menyikapi informasi.

Deklarasi Anti Hoaks diawali dengan kegiatan jalan sehat sekitar tiga kilometer, kemudian dilanjutkan mengelilingi Bhay Park. Gubernur Erzaldi menyarankan agar masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas taman ini untuk beristirahat dan menjalani silaturahmi.

“Jadikan taman ini sebagai taman Bhinneka Tunggal Ika, sehingga dapat mempersatukan masyarakat Bangka Belitung. Siapa saja boleh mengunjungi taman ini untuk beristirahat atau melakukan aktivitas olahraga,” kata Gubernur Erzaldi.

Taman ini menjadi tempat alternatif bagi masyarakat bersosialisasi dan berkumpul. Gubernur Erzaldi menjelaskan, ciptakan nuansa kebangsaan beragam di taman ini. Melalui taman ini, memperkuat rasa kebersamaan agar masyarakat lebih mudah menghadapi isu-isu negatif dan anti hoax.

“Mari kita mendukung pilkada agar tetap damai. Jaga kesatuan NKRI dengan saling menghormati antar suku, ras dan agama. Jangan kita mudah terpecah belah, ayo perkuat rasa persatuan kita,” ajak Gubernur Erzaldi

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker