Bangka Belitung

NGOPI DARAT GRUP WA NGOPI “Kumpulkan Dana Hampir 50 juta”

Pangkalpinang-Ngopi darat bareng grup whatsApp (Wa) ngopi, yang dipelopori oleh Walikota Pangkalpinang M.Irwansyah yang dilaksanakan di rumah dinas Walikota.
Ngobrol santai bareng kawan-kawan grup Wa Ngopi, bukan sekedar ngopi bareng tapi ada kegiatan penggalangan dana untuk masyarakat yang saat ini membutuhkan bantuan.


Dalam kesempatan tersebut terkumpul dana sekitar Rp 49.185.000 disumbangkan kepada Nesya Erwindi – Pangkal Arang, tumor pada bagian kaki, Kanza (7 th) – Air Mawar, kanker di tulang ekor, Syakira (8 bulan) Koba, tanpa bola mata hitam & tulang leher.

Dalam sambutannya Walikota Pangkalpinang mengatakan ia ingin mengumpulkan kawan dari grup Wa ngopi, untuk bersilaturahmi.
“Grup Wa Ngopi, merupakan grup yang paling heboh. Kadang sekali buka bisa ribuan obrolan, Sebutnya. Jumat malam(9/2)
Irwansyah juga menjadikan momentum baik ini untuk berpamitan karena akan maju di Pemilihan kepala daerah Sumatera selatan sebagai Wakil gubernur.
“Kali ini, kami mohon doa dan dukungannya masyarakat. Ijinkan dia untuk berjuang di Sumatera selatan,” ungkapnya.
Banyak cerita dan masukkan yang disampaikan oleh kawan dari grup Wa ngopi, tidak beda jauh dengan kehidupan nyata ternyata mereka bahagia,sedih, dan tertawa.

“Ku, paling ingin kisah pinang sebatang, rupa ade hubungan kek Yulianto Satin yang akan maju di Wakil bupati Bangka Tengah,” cetusnya Nico Plonia sambil melirik si calon Wabup. “Ku dak promosi ok,” katanya
Yulianto Satin pun bercerita tentang ade orang nek komen tapi nya takut, waktu ngebahas pinang sebatang ne, men sekarang ne agik sibuk bahas TKG. Walaupun jangan komen tapi dirinya selalu memantau dan baca juga.
“Ku nek komen di grup ya, tapi takut men ku komen pacak masuk “rumah sakit “dibantai kek dorang,” tiru Yulianto Satin tapi menyembunyikan nama orang tersebut.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker