https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

Agung Laksono Kagumi Pribadi Azhar Ramli.

Seputarbabel.com – Sejumlah tokoh senior Golkar sangat mengagumi pribadi almarhum Azhar Ramli,tokoh masyarakat Bangka Belitung yang wafat Kamis malam di Jakarta.
Mereka itu antara lain, Akbar Tandjung dan Agung Laksono – yang Jumat ini, yang sempat ikut mensholatkan almarhum di Mesjid Baitul Rahman komplek DPR RI.
Bahkan Akbar Tanjung, semalam sempat berkunjung ke rumah duka di kawasan Condet, Jakarta Timur dan menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya orang Babel yang merakyat ini.
“Sungguh kita kehilangan kader kader terbaik dan Azhar Ramli sosok yang mudah bergaul, sangat loyal kepada Partai,”kata Akbar Tanjung.
Tentu bukan hanya Golkar yang merasa kehilangan, tapi masyarakat Bangka Belitung pun akan merasa kehilangan. Bagaimana Azhar yang sorenya masih sempat mengikuti sejumlah kegiatan di DPR R, tahu tahu dikabarkan wafat. “Namun kita harus iklas melepasnya karena ini sudah kehendak Yang Maha Kuasa,”kata Agung.
Azhar Ramli menghembuskan napas terakhir saat berada di samping Agung Laksono dan Bobby Suhardiman tatkalah ada pertemuan di sebuah restoran di kawasan Jakarta Selatan. Azhar memang sengaja diajak Agung Laksono untuk.

Mendiskusikan ormas Kosgoro dan Soksi. “Seinggat saya beliau meninggal dalam kisaran pukul 20.15 -20.20 Wib,”kata Agung.
Sebelumnya Almarhum kata Agung masih sempat menjelaskan berbagai kegiatannya di DPRRI dan Komisi IV, termasuk aktivitasnya di Panitia Kerja (Panja). Disaat itulah kemudian Almarhum tersandar di kursinya dan terlihat memaksakan untuk bangkit, namun tak mampu hingga kemudian ditiduran sembari ditolong oleh dokter wanita yamg ada di resto tersebut.
Dalam upaya memberi pertolongan pertama, telinga dan perut almarhum sempat ditusuk agar darah yang tersumbat bisa keluar.

Namun tampaknya kondisi almarhum kian lemah hingga kemudian dilarikan ke RS Siloam. Tapi ketika sampai di RS, cerita Agung, dan ketika hendak dirawat ICU pihak RS menyarankan langsung ke ruang duka, karena almarhum memang tak tertolong. “Karena itu dari pada ke ruang duka kita mintakan untuk langsung diantar ke rumah duka,”kata Agung lagi.
Agung menceritakan kondisi terakhir almarhum di ruang Fraksi Golkar di lantai 12 Gedung DPRRI seusai menghadiri acara penyambutan jenazah di lobbi Ruang Nusantara.
Agung mengetahui pasti tentang kepribadian Almarhum sebagai sosok yang bisa diterima dari semua kelompok. “Orangnya, selain loyal juga komit terhadap tugas yang diembankan partai,”tandas Agung dihadapan sejumlah tokoh dan anggota DPR RI asal Golkar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *