https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

M.REZA JAYADI: DANA DESA RAWAN KORUPSI

Pangkalpinang,Seputarbabel.com-Penggunaan dana desa menjadi salah satu sumber korupsi. Hal ini terbukti saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan karena kasus penyelewengan dana desa di Pamekasan, Jawa Timur.
Menurut  Koordinator Program Provinsi KPW2 Kep.  Bangka Belitung,Mohamad Reza Jayadi hal ini harus menjadi pelajaran dan peringatan keras bagi seluruh stake holder yang berhubungan dengan penyaluran dan penggunaan dana desa terutama pemerintah daerah dan pemerintah desa pada Program Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi yang merupakan amanah dari undang-undang desa no 6 tahun 2014, jangan sampai implementasinya dilapangan dimanipulatif demi kepentingan dan keuntungan seseorang atau kelompok dengan mengorbankan serta menjadikan desa sebagai objek untuk memperkaya diri, melalui pesan WA kepada wartawan,  minggu(06/08/2017).
” Sekali lagi saya ingatkan… Jangan coba-coba! Pengawasan dan penindakan ini adalah Instruksi Presiden kepada KPK dan Pak Menteri Desa.. Agar betul-betul dan serius dalam mengawasi Desa.   Semoga hal ini tidak terjadi di Bumi Serumpun Sebalai yang kita cintai” ujurnya. 

Selaku koordinator Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) dan Program Inovasi Desa(PID) pun menghimbau kepada seluruh pendamping desa untuk mengawal dana desa. 

“Untuk Pendamping Desa yang aktif di provinsi Kep. Bangka Belitung ini, agar jangan takut untuk melaporkan indikasi terjadinya penyimpangan dalam penyaluran dan pengelolaan dana desa di Lokasi Tugas Masing-masing,  Jalankan Tupoksi Pendampingan Anda dengan Benar dan Penuh Tanggung Jawab,  jangan sampai anda sebagai pendamping melanggar kode etik profesi saat mengetahui ada penyimpangan dan anda diamkan.Mari bersama-sama kita bangun Negeri ini dengan semangat pengabdian yang tinggi demi masyarakat desa yang berdaulat dan sejahtera. 
Salam Berdesa” ujurnya. (rya) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *