https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

SPESIALIS PENCURI BERANGKAS DIRINGKUS DIT RESKRIMMUM POLDA BABEL

PangkalPinang,Seputarbabel.com-  Satgas 3C (Curat, Curas,  Curanmor)  Durektorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimmum)  Polda Kepulauan Bangka Belitung berhasil meringkus pelaku pencirian spesialis Berangkas,  jumaat (07/07/2017) dirumahnya, beralamat di Keluran Gabek Kota Pangkalpinang. 

pelaku Y adalah seorang residivis kambuhan dengan kasus yang sama. Dan tersangka ini baru keluar dari lembaga pemasyarakatan baru sekitar 4 bulan. 

Hal ini disampaikan Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Diresskrimum)  Polda Kepulauan Bangka Belitung,  Kombes Pol Tony Harsono SIK didampingi Kabid Humas Polda Kep Babel,  AKBP Abdul Mu’nim beserta Kabag Wasidik Ditreskrimum, AKBP wahyudi kepada awak media dalam konfrensi pers yang digelar di halaman subdit III Jatanras Polda Babel, Jum’at Lalu. 

“Pelaku merupakan spesialis brangkas. Pelaku juga sudah melakukan pembobolan brangkas di empat titik yang berbeda, yakni kantor kementrian agama kabupaten Bangka Tengah , gudang rokok dan gudang Sampoerna dan yang terakhir adalah kantor BPOM ” ungkap kombes Pol Tony Harsono SIK. 

Selanjutnya ia juga menyebutkan  menyebutkan dalam melakukan aksinya tersangka tidak sendiri,  namun ada satu orang rekannnya yang membantu dan saat ini dalam proses pengejaran petugas. 

” Tersangka ini tidak sendiri namun ada satu lagi tesangka lainnya yang saat ini masih kita kejar . Untuk Alat yang digunakan membobol berangkas tersebut tersangka menggunakan linggis untuk membobol pintu brangkas. Kemudian setiap kali berhasil melakukan aksinya,  tersangka ini selalu kabur keluar bangka dengan menyebrang ke Palembang dan Lampung ketempat saudaranya. Nah pada saat setelah kejadian itu kita lakukan olah tkp dan lakukan pengejaran,” jelasnya. 

Kemudian Tony menjelasakan hasil yang didapat oleh tersangka ini setelah 4 kali berhasil membobol brangkas berjumlah uang tunai senilai 300 juta rupiah. 

“Hasil brangkas dari empat titik yang dilakukan pelaku berupa sejumlah uang dengan total sekitar 300 jutaan. Untuk dibalai pom sejumlah uamg 118.000 juta, di kementrian agama 110.000 digedung sampoerna 25 juta dan digudang rokok 28 juta. hasil teesebut dibagi dua dengan rekannya,” jelasnya.

“Dari hasil pencurian pelaku membeli barang-barang berupa sepeda motor,tv dan kebutuhan hidup lainnya. Masih ada satu tersangka DPO temennya dengan inisial D. dia ini yang ada di Palembang. Selain itu juga ada tersangka satu yang sudah ditangkap di  Bangka Barat dengan kasus yang berbeda yaitu menjongkel di sekolah SMA N 1 Bangka Barat dengan sejumlah uang 6 juta,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *