https://seputarbabel.com/wp-content/uploads/2023/11/IMG-20231120-WA0032.jpg

Gubernur Babel Minta Dukungan Bupati /Wako Terwujud Bank Babel.

Seputarbabel.com- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan, menilai jika Babel sudah layak untuk membentuk bank daerah sendiri dan tak lagi bergabung dengan Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan.

Keinginan ini, bahkan sudah sering diutarakan gubernur di berbagai pertemuan. Ia menginginkan terbentuknya bank daerah, sama seperti gubernur terdahulu yang juga mendorong agar terbentuk bank sendiri.

“Kita berencana mengembangkan bank daerah, karena bank daerah suatu keharusan kalau mau menggerakkan kegiatan pemerintah untuk mendukung finance mutlak harus punya bank,” kata Erzaldi kepada wartawan belum lama ini.

Bank daerah ini, sambungnya akan sangat mendukung ketika kebijakan pemerintah banyak tertuju pada pengembangan ekonomi kemasyarakatan, lain halnya dengan yang tak mengetahui sektor ekonomi kemasyarakatan.

“Harus dipahami produktivitas masyarakat Babel rendah, akses modal kurang, kemudian banyak faktor ketidaktahuan, sosialiasi kurang, masyarakat kita kurang kreatif. Pemerintah sebagai motor harus bergerak, butuh bank yang bisa kerjasama dengan daerah, tak semata bertujuan profit, tetapi harus tahu bagaimana strategi kendalikan bank tersebut agar sejalan,” jelasnya.

Disinggung kemampuan untuk membangun bank, Erzaldi meyakini apabila kepala daerah di tujuh kabupaten kota mendukung maka bank daerah ini akan terwujud.

“Kekuatan kita saat ini, dibilang mampu kita tidak mampu, dibilang dak mampu kita bisa, tergantung kemampuan dan kemauan kita,” imbuhnya.

Ia tak bisa menargetkan kapan akan membentuk bank daerah, tetapi Erzaldi akan berupaya untuk mewujudkan bank daerah ini , asalkan didukung oleh Bupati dan walikota yang ada. “Tapi niat ada, dan selalu berusaha untuk bangun,” ujarnya optimis.

Jika bank daerah ini terwujud, tidak menutup kemungkinan saham pemprov maupun pemkab yang ada di Bank Sumsel Babel saat ini ditarik, namun sejauh ini menurutnya masih tetap menjadi pemegang saham.

“Kita lihat nanti lah bagaimana, bisa saja terjadi kalau tak memberikan kontribusi,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *