Bangka BelitungKABAR UTAMAPANGKALPINANG

Dugaan Proyek Jaringan Internet Pangkalpinang Mubazir

PANGKALPINANG,Seputarbabel.com-Dugaan Proyek mubazir pengadaan sistem internet kota Pangkalpinang. Dari pantauan Seputarbabel.com di kecamatan Rangkui,terdapat sebuah tiang pemancar dan sebuah bok hitam yang sudah dua tahun ini tidak pernah di pakai.
Alat tersebut merupakan pengadaan barang di Dinas Perhubungan dan informatika,telekomunikasi kota Pangkalpinang tahun 2014 akhir, menghabiskan biaya ratus juta tersebut adalah ?  alat ini sebenarnya diadakan untuk mempermudah komunikasi di lingkungan pemerintah kota Pangkalpinang melalui jaringan internet.
Staf kecamatan yang kami tanyai mengatakan kepada kami. Alat ini dari awal terpasang tidak pernah digunakan. Kami juga tidak tahu untuk apa barang ini.
“Dulu, paket ini satu paket dengan tiang pemancar dan bok hitam ne. Ada yang bilang alat ini kabel optik untuk alat komunikasi internet,”ujarnya
Ia juga mengizinkan kami untuk membuka bok hitam ukuran 70×60 cm tersebut hanya berisi kabel halus dan dua alat seperti amplifier.
“Anehnya kabel tersebut berantakan, seperti tidak di kerja dengan baik. Kabel tidak terpasang ke dua amplifier tersebut,” tegasnya
Kami juga menemui mantan kepala dinas Perhubungan dan informatika,telekomunikasi kota Pangkalpinang. Subekti membenarkan bahwa proyek tersebut di laksanakan pada saat ia menjadi kepala dinas.kamis,(1/6/2017)
“Itu proyek tahun 2014 akhir, tapi saat itu ia di tarik jadi staf ahli. Jadi tidak memantau lagi seperti apa perkerjaan tersebut,” tuturnya
Ia juga mengungkapkan bahwa sebenarnya proyek itu adalah alat komunikasi internet di lingkungan pemerintah kota Pangkalpinang jadi Walikota bisa langsung berkomunikasi dengan masyarakat taman harus menghadiri  Kegiatan tersebut hanya melalui sebuah layar saja
“Kalau sekarang masyarakat menyebutnya Video call, dan ada berapa titik yang dipasang sebagai pemancar,” pungkasnya.(4wd)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker