SPPD FIKTIF DI PERTANYAKAN HMI BABEL ” DPRD BABEL BUNGKAM”

SPPD FIKTIF DI PERTANYAKAN HMI BABEL ” DPRD BABEL BUNGKAM”

PANGKALPINANG,Seputarbabel.com.Organisasi Kepemudaan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Babel mendatangi kantor DPRD Provinsi.

Kedatangan belasan anggota HMI ini untuk mempertanyakan mengenai SPPD fiktif yang terjadi sekitar tahun 2012.

Kedatangan rombongan HMI ini hanya dihadapi Sekwan DPRD, Saifuddin, anggota polisi dan satpol pp, Jumat (31/3/2017).

Melihat kedatangan tak dihadapi dewan, mereka mendesak untuk masuk kedalam gedung.

Suara keras pun mereka suarakan untuk mendesak anggota dewan keluar ruangan.
“Keluar, keluar, keluar,” teriak pendemo.

Saat yang sama, anggota dewan sedang menggelar rapat di ruang rapat banmus

Aksi dari Himpunan mahasiswa islam (HMI) bangka belitung yang mendatangi kantor Dprd propinsi Kepulauan Bangka Belitung ini pun mendapatkan perlawanan dari dari petugas Satpol PP dan kepolisian Bangka Belitung.

Puluhan mahasiswa HMI tersebut ingin masuk bertemu dengan pimpinan dewan,tapi ditolak padahal mereka datang untuk menanyakan tentang SPPD fiktif yang menyebalkan kerugian negara hingga Rp 1,5 milyar tersebut.

Ada apa gerangan tersebut apakah pimpinan dewan tidak bisa memberikan transparan terhadap anggaran yang mereka gunakan itu adalah uang rakyat untuk kesejahteraan rakyat bukan hanya penjabat.

Fahrizan salah satu tokoh pemuda di Bangka Belitung menyayangkan sikap dari pimpinan dewan yang tidak mau menerima adik adik kita dari HMI tersebut.

Sebutnya terlepas terbukti atau tidaknya apa yg di inginkan mereka mengatasnamankan HMI di saat ingin mengembalikan nalar kritis mereka sebagai mahasiswa dan memberlakukan fungsi agen kontrol untuk mengabdi pada masyarakat tidak di dukung.

Ia juga sangat mendukung aksi HMI yang sempat ribut dengan Satpol pp.itukan rumah rakyat kenapa harus dihalangi untuk masuk.apakah sekarang rakyat tidak boleh masuk kantor DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung ada apa ini ?

“Ada apa dengan pimpinan dewan tidak mau menemui para mahasiswa HMI tersebut.apakah mereka Anggota DPRD tersebut seperti merasa duri dikaki dengan kasus Skpd fiktif tersebut,” tanya ketua pemuda pancasila kota pangkalpinang tersebut

Seharusnya anggota dewan harus menerima mahasiswa HMI untuk mengetahui apakah Skpd fiktif itu hanya isu atau bena.ada kecurigaan jika anggota dewan takut menemui aksi dari HMI tersebut Sppd fiktif DPRD propinsi kepulauan Bangka Belitung nyata dan benar !

“Tapi aksi HMI sangat elegan,walaupun sempat memanas dan ada aksi saling dorong anak perserta aksi dan Satpol PP tapi bisa diatasi dan berakhir damai,”sebutnya

Buntuk sapaan sehari hari jika DPRD propinsi tidak mau menjawab tentang Sppd fiktif tersebut laporkan saja ke KID babel.tentang tranparansi anggaran rakyat tersebut.anjurnya.(4wd)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan